Tinggi, Animo Masyarakat Manfaatkan Transaksi Valas di Bank NTT

Ekonomi1617 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)—Tak dipungkiri jika hingga saat ini, animo masyarakat dalam memanfaatkan transaksi dalam bentuk valuta asing (valas) di Bank NTT lumayan tinggi. Peengasan ini disampaikan oleh Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho di Kantor Bank NTT Cabang Khusus (KCK), Jumat (22/12/2023), pada moment Grand Transaksi pembukaan rekening Valas yang secara perdana dilakukan oleh Penjabat Walikota Kupang, Fahrensi Funay.

“Hari ini kita terus memonitor sejak 15 Desember 2023 kemarin kita melakukan soft transaksi. Animo masyarakat sangat tinggi apalagi didukung oleh beberapa simpul-simpul penggerak ekonomi seperti HIPMI, KADIN, APINDO, REI serta pemerintah sendiri dan lembaga-lembaga keagamaaan. Mudah-mudahan ini menjadi sebuah awal yang baik agar banyak pihak ikut terlibat memanfaatkan layanan bank devisa di Bank NTT,”tegas Alex.

Ketika ditanya wartawan mengenai berapa biaya transaksi yang ditetapkan oleh Bank NTT kepada setiap nasabah dalam transaksi valas, Alex menambahkan bahwa tentu sesuai tarif yang berlaku. Dan,  di awal pelayanan valas ini Bank NTT memberlakukan diskon-diskon sehingga publik mengenali dulu seperti apa produk-produk dan layanan di Bank NTT.

“Nanti setelah orang familiar barulah kita menyesuaikan tentu ada batasannya. Akan menyersuaikan beberapa parameter-parameter,”ujarnya.

Untuk diketahui, terhitung 15 Desember 2023, ada 11 Kantor Cabang Bank NTT  sudah bisa menjalankan operasional sebagai bank devisa yaitu Kantor Cabang Utama Kupang, Cabang Khusus khusus, Cabang Atambua, Cabang Rote, Cabang Maumere, Cabang Ende, Cabang Bajawa, Cabang Labuan Bajo, Cabang Waingapu, Cabang Waitabula, Cabang Kalabahi, dan 3 unit Money Changer yaitu kantor Cabang Pembantu Nemberala, Kantor Cabang Pembantu Motaain, Kantor Fungsional Kampung Ujung. Mereka melaksanakan Operasional Bank Devisa.

Baca Juga  Program Ternak Bantuan PLN di Desa Wewo Sekitar Pengembangan PLTP Ulumbu Berdampak Positif

Adapun transaksi yang sudah dapat dilaksanakan pada fase pertama ini antara lain : Remittance (incoming dan outgoing transfer), Pembukaan DPK Valas (Tabungan Valas, Giro Valas, Deposito Valas) dan Transaksi Jual/Beli Bank Notes.  Tak hanya 11 kantor tersebut melainkan kantor cabang yang lain juga sementara berproses dalam menjalankan Operasional Bank Devisa pada tahap berikutnya. (KJR)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan