Semarak Dies Natalis ke-70 UKSW, Salatiga 10K Socio Envi-Run 2026 Dorong Gaya Hidup Sehat

INFO UKSW470 Dilihat

SALATIGA—Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar UKSW Salatiga 10K Socio Envi-Run 2026 pada Minggu (11/10/2026), dengan titik start dan finish di Lapangan Sepak Bola John Osok UKSW. Kegiatan yang menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-70 UKSW ini diikuti sekitar 1.000 peserta yang berpartisipasi dalam kategori lari 5K dan 10K. Selain mendorong kebiasaan hidup sehat, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan antara civitas academica UKSW dan masyarakat.

Pimpinan Rektorat UKSW memimpin prosesi flag off pada kategori 10K dan 5K, yakni Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kewirausahaan (WR RIK) UKSW, Profesor Eko Sediyono dan Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) Priyo Hari Adi, Ph.D., yang didampingi oleh perwakilan dari Bank Negara Indonesia (BNI) Regional Area Head Wilayah Semarang, Iwan Rumiyanto.

Dalam sambutannya, Profesor Eko Sediyono menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga mengajak peserta lebih memperhatikan lingkungan sekitar. “Sambil berlari, kita dapat melihat lingkungan di sekitar kita, baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial,” ujarnya. Pesan tersebut sejalan dengan semangat Socio Envi-Run yang menghubungkan aktivitas olahraga dengan kepedulian terhadap lingkungan alam dan sosial.

Dukungan terhadap kegiatan ini turut diberikan oleh BNI sebagai mitra UKSW. Iwan Rumiyanto menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para peserta yang mengikuti lomba dengan gembira. BNI juga mengikutsertakan sekitar 20 perwakilan dalam kategori yang tersedia. Ia menegaskan komitmen BNI untuk mendukung kegiatan UKSW serta kerja sama di bidang pendidikan, termasuk melalui layanan perbankan bagi mahasiswa dan civitas academica. “Kami ingin maju bersama UKSW,” ungkapnya.

Baca Juga  UKSW Tembus 12 Besar Nasional dan 638 Dunia, Puluhan Peneliti Masuk Deretan Ilmuwan Terbaik Dunia Versi AD Scientific Index 2025

Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan pelari dari Salatiga dan berbagai daerah lainnya. Salah satunya Ernie Ulatningsih, pelari asal Salatiga yang dtemui setelah meraih podium pertama kategori Master Female 10K. Ia mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan UKSW dan berharap semakin banyak generasi muda tertarik pada olahraga lari. “Saya ingin anak-anak muda semakin gemar berolahraga,” ungkapnya.

Pengalaman positif juga dirasakan civitas academica UKSW. Profesor Kristoko Dwi Hartomo, Dekan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) mengaku senang dapat menyelesaikan lomba kategori 5K dan finish dengan kuat (finish strong). Menurutnya, kegiatan ini terasa meriah karena mempertemukan dosen dan mahasiswa dalam suasana yang menyenangkan. “Dengan hati yang gembira, kita juga bisa menjadi sehat,” tuturnya.

Pengalaman berkesan juga dirasakan mahasiswa FTI UKSW, Nabila, yang mengikuti kategori 5K. Nabila mengaku senang dapat menyelesaikan lomba dan memperoleh medali. Baginya, pengalaman ini bukan sekadar tentang mencapai garis finis, tetapi juga melatih ketahanan diri. “Dampak yang aku rasakan adalah belajar untuk tidak menyerah,” ungkapnya.

Peserta lainnya, Andreas Binar Aji Sukmana, S.Si., M.S. dan Dr. Natalia Rosa Keliat, M.Pd., Dosen Fakultas Biologi UKSW, yang untuk pertama kalinya mengikuti ajang lari ini menyampaikan apresiasi positifnya. Meski belum terbiasa berlari, keduanya menikmati kegiatan sebagai pengalaman menyenangkan sekaligus tantangan untuk menyelesaikan lomba hingga garis finis. Keduanya berharap UKSW Salatiga 10K Socio Envi-Run dapat kembali diselenggarakan tahun depan dengan kemeriahan yang lebih besar.

Baca Juga  Science Film Festival 2024 di UKSW: Inspirasi Ribuan Siswa melalui Film dan Eksperimen Sains
Ekspresi peserta UKSW Salatiga 10K Socio Envi-Run 2026 saat berhasil mencapai garis finis di UKSW.
Foto: UKSW

Pada kategori 5K dan 10K, para pelari bersaing untuk meraih posisi terbaik di sejumlah kelompok lomba. Berdasarkan data hasil lomba yang dihimpun, podium pertama kategori 10K Open Male diraih Ansel, sedangkan kategori 10K Open Female diraih Sharfina Sheila. Pada kategori 10K Master Male, nama pemenang tercatat sebagai Faizin dalam daftar hasil, sementara Erni Ulatningsih meraih podium pertama kategori 10K Master Female.

Sementara itu, podium pertama kategori 5K Open Male diraih Alvin Adhy Pradana dengan catatan waktu 18 menit 24 detik, sedangkan kategori 5K Open Female diraih Alysia Safa Azzara dengan catatan waktu 21 menit 20 detik. Pada kategori 5K Master Male, nama pemenang tercatat sebagai Wadiyana dengan catatan waktu 20 menit 46 detik, sementara kategori 5K Master Female diraih Stefani Winarto dengan catatan waktu 25 menit 34 detik. Nama dan ejaan seluruh pemenang akan disesuaikan dengan daftar resmi panitia.

Kemeriahan kegiatan tidak berhenti setelah para peserta mencapai garis finis. Suasana semakin semarak melalui kegiatan Zumba dan DJ yang mengajak peserta bergerak bersama. Rangkaian ini menambah suasana kebersamaan sekaligus menjadikan kegiatan lari sebagai pengalaman olahraga dan rekreasi bagi peserta.

Baca Juga  Terbukti Berkualitas, S2 Administrasi Pendidikan UKSW Raih Akreditasi Unggul 

Melalui UKSW Salatiga 10K Socio Envi-Run 2026, UKSW menghadirkan ruang bagi masyarakat dan civitas academica untuk berolahraga, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat hidup sehat. Sejalan dengan semangat Dies Natalis ke-70, kegiatan ini diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Selain BNI melalui wondr by BNI, kegiatan UKSW Salatiga 10K Socio Envi-Run 2026 juga didukung oleh  CV. Jasa Mandiri dan CV SADOSO.
Kegiatan ini mempertegas kiprah UKSW dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu ke-3 kehidupan sehat dan sejahtera dan ke-17 yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen UKSW terhadap program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Berdampak yang selaras dengan Asta Cita 4 yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, dan pendidikan.
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 65 program studi di jenjang D3 hingga S3 dengan 36 prodi terakreditasi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. (RLS/UKSW/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan