Pertugas Kebersihan Selalu Tepat Waktu Angkut Sampah di Terminal Oepura, Diapresiasi Warga

Public Service695 Dilihat

KUPANG—Warga memberi apresiasi kepada petugas kebersihan yang selalu tepat waktu dalam mengangkut sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) yang berlokasi di Terminal

Oepura. Untuk diketahui, TPS Oepura adalah satu-satunya TPS yang terletak di jalan utama, baik itu di sepanjang Jl Suharto, Jl. HR Koro, serta Jl Amabi. Sebenarnya di beberapa titik seperti di samping Toko Glory, pernah ada TPS disana namun karena ada musibah kebakaran sehingga TPS itu pun sudah ditiadakan. Ada oknum warga yang usil sehingga membakar sampah disana dan mengakibatkan kabel listrik maupun telpon, nyaris hangus. Untung saja ada mobil tangki yang sigap sehingga nyala api dipadamkan.

Pantauan media ini, sekira enam buah tong sampah berukuran besar, setiap hari selalu penuh dengan sampah. Warga membuang sampah mulai pada malam hari hingga subuh sehingga terkadang sampah membludak hingga melebihi ember sampah berukuran besar. Ada tumpukan sampah baru di sepanjang lokasi itu.

Para pemulung yang selalu mencari barang bekas maupun sisa makanan pun mulai berdisiplin dalam membongkar tumpukan sampah. Biasanya setelah membongkarnya, mereka mengaturnya kembali sehingga lokasi itu terlihat rapi.

Tak hanya itu, truk pengangkut sampah pun selalu tepat waktu tiba di lokasi. Rata-rata sebelum pukul 07.00 Wita, truk sudah parkir disana dan sekira lima petugas yang bergantian mengangkut sampah ke atas truk.

Baca Juga  Pemkot Kupang Matangkan City Branding

Lurah Oepura, Nehemia Sunbanu dalam berbagai kesempatan, di acara suka maupun pemakaman warganya yang wafat, dia selalu berpesan agar warga taat membuang sampah. Dan membuang sampah pun harus tepat lokasi dan tepat waktu.

“Saya berpesan, tolong agar sampahnya dibuang tepat waktu dan tepat lokasi. Kelurahan kita ini berada di jantung kota, sehingga tolong buang selalu perhatikan. Jangan buang sampah setelah petugas sudah angkut, yakni pukul 07.00 karena akan mengakibatkan tumpukan baru, dan itu merusak wajah kota,”tegasnya di sebuah acara pemakaman.

Kepala Dinas Kebersihan Kota Kupang, Max Maahury, kepada media ini pun mengakui adanya perubahan signifikan pada wajah kota. Baginya, ini terjadi karena warga sudah mulai sadar membuang sampah pada waktunya.

Baca Juga  Bondi Steak Raih Tropy KADIN NTT Awards 2024, Spirit Baru Steak Hallal dan Murah

“Kondisinya sudah mulai berubah dan kami atas nama pemerintah kota sangat berterima kasih kepada seluruh warga Kota Kupang yang sudah ikut menjaga kebersihan wajah kota,”ungkapnya. (BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan