Oebufu Masuk 10 Besar Kompetisi Kelurahan Terbersih 2025, Ini Strategi Lurah Zet Batmalo

Metro606 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)–Kelurahan Oebufu Kecamatan Oebobo Kota Kupang layak berbangga. Mereka masuk nominasi 10 kelurahan terbersih dalam kompetisi kelurahan paling bersih tahun 2025. Iven ini dihadirkan di masa kepemimpinan dr Christian Widodo, guna menggairahkan spirit partisipasi masyarakat Kota Kupang dalam mewujudkan kota yang bersih dan ramah lingkungan. Ini juga strategi percepatan implementasi road map pengentasan masalah sampah di Kora Kupang.

Untuk diketahui, juri yang diketuai Prof Gusti Made Ngurah Budiana, S.Si., M.Si ini sudah berkeliling ke 51 kelurahan pada 6 kecamatan di Kota Kupang. Juri pun sudah menyaring 10 besar kelurahan yang terbersih. Dari deretan 10 besar ini juri akan menetapkan enam juara.

Ketika di Kelurahan Oebufu pekan kemarin, mereka diterima lurah setempat, Zet Batmalo dan staf. Disana juri hanya sebentar, lalu mereka pun terjun ke lapangan.

Kepada Mediatorkupang.com, Zet Batmalo berterimakasih karena mereka masuk sebagai nominator dalam iven ini. Dia pun menjelaskan bahwa hal ini bukan sesuatu yang baru karena mereka sudah bekerja keras selama ini. Diantaranya membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kelurahan Oebufu untuk mendukung Program Pemerintah Kota Kupang dalam Penanganan dan Pengurangan sampah melalui ROAD MAP Wali Kota Kupang.

“Satgas Kelurahan Oebufu melakukan inovasi berupa SISTEM PENANGANAN DAN PENGURANGAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT dengan WP2S (Warga Pemilah dan Pengumpul Sampah), ini dimaksudkan agar semua warga dan pelaku usaha di Wilayah Kelurahan Oebufu menjadi WP2S,”tegasnya menambahkan dalam pelaksanaannya dilakukan rembug warga mulai dari tingkat Kelurahan sampai dengan tingkat RT.

Baca Juga  Wali Kota Dorong Perlindungan Ide, Resmi Buka Edukasi HKI dan Klinik Hak Cipta

Dalam rembug tersebut hasil kesepakatan dibuatkan dalam berita acara kesepakatan dan ditandatangani oleh perwakilan warga diketahui RT, RW dan Pemerintah Kelurahan Oebufu.

“Kemudian untuk mencapai asas keadilan dalam pelaksanaannya maka WP2S diberikan Kartu WPPS untuk kemudian dijadikan sebagai lampiran setiap melakukan pelayanan di Kantor Lurah. Sistem ini sudah dimulai sejak pertengahan bulan Maret 2025,”ungkapnya.

Dirincinya, WP2S hingga saat ini sudah berjumlah 2100 KK dari 3400 lebih KK di Kelurahan Oebufu.

Satgas melakukan penjemputan sampah terpilah di rumah-rumah warga dan pelaku usaha kemudian dibawa ke TPST Oebufu secara terpusat untuk dipilah lebih lanjut dan diolah menjadi pupuk organik baik padat maupun cair.

Baca Juga  COVID di Kota Kupang Bertambah 9 Kasus Positif

Hingga saat ini, WP2S berkontribusi Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu setiap bulannya, dan gratis bagi KK miskin yang tidak berdaya.

Dana kontribusi WP2S menjadi Operasional bagi Satgas dalam melakukan penanganan dan pengurangan sampah.

Diakui sistem ini sangat efektif sehingga saat ini wilayah kelurahan Oebufu sudah bersih

“Kontribusi warga menjadi bukti keterlibatan warga dalam penanganan dan pengurangan sampah di Kelurahan Oebufu,”pungkasnya. (stenly boymau)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan