KUPANG—Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Bahan Publikasi dan Informasi bagi Perguruan Tinggi Lingkup LLDIKTI Wilayah XV, Kamis (25//2026). Bimtek yang dilaksanakan di Nemberala Room Hotel Kristal ini menghadirkan pelaksana tugas kehumasan dari 57 perguruan tinggi negeri maupun swasta. Tak hanya itu, hadir juga lembaga pendidikan tinggi seperti IAKN, Politeknik, Politani, serta STIPAS.
Kepala LLDIKTI Wilayah XV, Prof. Dr. Adrianus Amheka, S.T, M.Eng dalam sambutannya yang dibacakan Yasinta Florentina Phaba Swan, S.Pd., M.Si., selaku Koordinator Humas Dokumentasi dan Satgas PPKPT LLDIKTI Wilayah XV menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen LLDIKTI Wilayah XV untuk memperkuat kapasitas komunikasi publik perguruan tinggi agar semakin profesional, adaptif, dan berdampak.
Baginya sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak, perguruan tinggi didorong untuk menunjukkan kontribusi nyata dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Kontribusi tersebut perlu diterjemahkan menjadi narasi yang mudah dipahami publik sehingga masyarakat dapat melihat bahwa kampus benar-benar hadir sebagai pusat ilmu pengetahuan, inovasi, dan pemberdayaan.
“Dalam konteks tersebut, Humas memiliki peran yang sangat strategis. Humas bukan lagi sekadar unit dokumentasi atau pengelola media sosial. Humas adalah strategic communication office yang menjadi mitra pimpinan dalam membangun reputasi institusi, mengelola kepercayaan publik, memperkuat citra positif, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menghadapi dinamika informasi di era digital,”tegasnya.

Foto: Mediator
Prof Amheka dalam sambutannya juga menambahkan transformasi pendidikan tinggi tidak hanya diukur dari mutu pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Transformasi juga ditentukan oleh kemampuan institusi menghadirkan informasi yang benar, terbuka, dan inspiratif kepada masyarakat. Prestasi yang tidak dikomunikasikan dengan baik akan kehilangan daya ungkitnya, sedangkan praktik baik yang dipublikasikan secara luas akan melahirkan kepercayaan, kolaborasi, dan inspirasi.
Dia menyentil penggunaan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) yang juga menghadirkan peluang besar bagi pengelolaan komunikasi publik. Baginya AI dapat membantu menyusun konten, menganalisis kebutuhan audiens, menerjemahkan informasi, hingga mempercepat produksi materi publikasi.
Namun demikian, AI harus digunakan secara etis, bertanggung jawab, dan tetap mengedepankan akurasi, integritas, serta sentuhan kemanusiaan. Teknologi tidak akan pernah menggantikan nilai kejujuran dan kebijaksanaan seorang insan Humas.
“Saya berharap setiap perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah XV memiliki strategi komunikasi yang terencana, konten yang berkualitas, identitas visual yang kuat, dan narasi yang mampu menunjukkan keunggulan institusinya. Dengan demikian, reputasi perguruan tinggi akan tumbuh, kepercayaan masyarakat meningkat, dan daya saing institusi semakin kuat, baik di tingkat regional maupun nasional,”tegas Prof Amheka dalam sambutannya.
Karenanya melalui Bimbingan Teknis ini dia mengajak seluruh peserta untuk membangun jejaring Humas perguruan tinggi yang saling berbagi praktik baik, saling belajar, dan saling menguatkan. Jadikan setiap prestasi dosen, mahasiswa, penelitian, inovasi, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama strategis sebagai cerita inspiratif yang layak diketahui publik.
Kepada Mediatorkupang.com di sela-sela kegiatan, Yasinta Florentina menjelaskan bahwa Bimtek dilaksanakan secara online via zzoom meeting maupun on site. Menghadirkan pemateri yang memiliki kapasitas di bidangnya, terpantau media ini, peserta sangat antusias dalam mengikuti Bimtek.
“Kami dari LLDIKTI ingin agar teman-teman penyelenggaran tugas kehumasan pada perguruan tinggi memiliki visi kehumasan yang baik sehingga mampu mengkomunikasikan program mereka ke masyarakat,”tegasnya(BOY)







