Kupang (MEDIATOR)—Keluarga Besar asal tiga kabupaten yakni Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat, yang tergabung keluarga besar Manggarai Raya, Minggu (22/9/2024) menggelar sebuah pertemuan yang diberinama ‘Perjumpaan Keluarga SIAGA Manggarai Raya Kota Kupang’. Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Kopdit Solidaritas STA Maria Asumpta Jl Keuangan Negara itu dihadiri para tokoh Manggarai dan juga berbagai etnis di NTT itu panitia mengagendakan doa bersama yang dipimpin empat tokoh agama. Doa pengutusan serta mohon kemenangan itu dibawakan oleh empat tokoh agama masing-masing dari Kristen Protestan, Katholik, Hindu dan Islam.
Ali Antonius selaku pihak penyelenggara dalam sambutannya menegaskan ada thema yang diusung yakni Menuju NTT Maju dan Mandiri bersama SIAGA. “Neka Hemong Kuni Agu Kalo Wae Mokel Awon Selat Sape Salen artinya jangan lupa kampung halaman,”tegasnya disambut tepuk tangan para tamu undangan yang memenuhi ruangan.
“Kami sangat berbangga karena salah satu anak kami dipinang bapak Simon untuk mendampingi beliau maju dalam kontestasi Pilkada. Kami sebagai keluarga ase kae dari Manggarai Raya mau menyatakan bahwa Pak Andre tidak sendiri. Pak Simon juga kami sudah melihat isi hatinya. Merka berdua kami doakan dan utus untuk menangkan pesta politik nanti,”tegas pengacara senior ini sembari menambahkan, para tokoh lintas agama hadir dan berdoa karena doa mereka ampuh.
“Kami yakin doa (kemenangan) dari para alim ulama akan didengar Tuhan,”tegasnya. Dia menyentil anekdot Sirih Pinang Kapur (SPK) yang sering disentil kepada Simon Petrus Kamlasi (SPK). Baginya, sirih dan pinang lambang kesuburan dan jika disatukan dengan kapur, akan menghasilkan warna merah.
Hal yang sama disampaikan Frans Tulung yang memberikan ungkapan isi hati mewakili sesepuh orang Manggarai. “Bagi kami ini pertemuan awal, dan pemanasan. Kami bersyukur karena hadir para tokoh yang bagi kami, di belakang mereka ada banyak pengikutnya,”tegas Frans.
Baik Simon Petrus Kamlasi maupun Adrianus Garu sebagai calon gubernur dan wakil gubernur NTT periode 2024-2029 yang hadir saat itu, saat didaulat memberikan sambutan pun membeber beberapa point penting tantang program mereka kedepan. Tak hanya itu, komitmen untuk membangun NTT sudah menjadi spirit terbaik bagi mereka. Terpantau media ini hadir sore itu sejumlah tokoh adat masyarakat Manggarai, masyarakat adat Jawa, dan berbagai etnis perwakilan di NTT. Juga hadir ketua tim pemenangan SIAGA, Kristo Blasin. (KJR)






