Karang Taruna Kota Kupang Digandeng Bawaslu Wujudkan Pemilu Jujur

Metro45 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)—Karang Taruna Kota Kupang digandeng oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kupang, untuk pengawasan partisipatif Pemilu pada tahun 2024. Moment ini berlangsung Senin (29/8) pagi bertempat di aula Hotel On The Rock Kupang. Keseriusan Bawaslu bekerjasama dengan Karang Taruna dibuktikan dengan penandatanganan  memorandum of understanding (MoU) yang disaksikan sejumlah komisioner, serta lembaga lainnya.

Hadir dari pihak Bawaslu, Julianus Nomleni selaku Ketua Bawaslu Kota Kupang, sedangkan dri Karang Taruna Kota Kupang, dilakukan langsung oleh Stenly Boymau selaku ketua.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kota Kupang, Julianus Nomleni menegaskan bahwa Bawaslu sebagai penyelenggara Pemilu mempunyai keterbatasan dalam pengawasan, sehingga perlu menggandeng berbagai elemen masyarakat.

TEKEN MOU. Bawaslu Kota Kupang menandatangani MoU dengan Karang Taruna Kota Kupang yang diwakili oleh Julianus Nomleni selaku Ketua Bawaslu dan Stenly Boymau sebgai Ketua Karang Taruna Kota Kupang. Tujuannya menciptakan pemilu yang demokratis. Hadir komisioner serta pengurus Karang Taruna Kota Kupang.
Foto: Istimewa

Adapun tahapan Pemilu 2024 saat ini sudah dimulai, yakni pendaftaran dan verifikasi peserta Pemilu. Oleh karena itu, ia mengharapkan dukungan dari berbagai komponen masyarakat untuk menghasilkan Pemilu yang berintegritas.

Baca Juga  Kader Karang Taruna Kota Kupang Diajak Berwirausaha, Bank NTT dan KADIN Siap Support

“Kami mengajak semua komponen masyarakat, dari organisasi masyarakat, kepemudaan, mahasiswa, pers, kaum disabilitas, dan seluruh elemen yang ada, kita sama-sama mengawal Pemilu. Mari kita wujudkan pemilu yang berintegritas dan bersih,”kata Julianus.

Tak hanya itu melainkan partisipasi berbagai elemen masyarakat dalam kerja sama ini merupakan bentuk kependulian untuk menghasilkan produk Pemilu yang berkualitas. Pengawasan partisipatif yang dilakukan demi mengawal hak-hak masyarakat dalam memilih pemimpin.

Mewakili pihak yang bersepakat dengan Bawaslu, yakni Zevanya Aome sebagai Koordinator Pelaksana Generasi Mandiri NTT dalam testimoninya menyambut baik kerjasama tersebut karena menurutnya pengawasan partisipatif untuk Pemilu 2024 perlu dilakukan demi menghasilkan pemimpin-pemimpin yang bersih.

Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Boymau kepada media ini menyambut baik penandatanganan moU ini “Karena sejalan dengan garis perjuangan dari Karang Taruna Kota Kupang, yakni ikut serta mengawal dan bertanggungjawab menghasilkan sebuah tahapan politik yang benar-benar demokratis. Hari ini kita sudah dilibatkan ikut mengawasi pesta demokrasi terbesar di bangsa ini, tentu kita sambut baik.”

Baca Juga  — Kudeta Sepi —

Masih menurut Stenly, kepengurusan Karang Taruna hadir di 51 kelurahan di Kota Kupang sehingga menjadi satu pilar yang patut diandalkan dalam pelaksanaan setiap program termasuk Pemilu. “Kita sebenarnya menanti kesempatan ini karena selama ini kader-kafer kuta menemukan beberapa penyimpangan namun minim ruang untuk menyampaikan aspirasi sehingga ketika Bawaslu membuka ruang ini, tentu kita sambut baik,”tegas jurnalis ini. Dalam moment pagi ini, tidak saja Karang Taruna, melainkan Bawaslu pun  melibatkan komponen lain dalam penandatanganan MoU seperti FISIP Undana, FH Universitas Muhammadiyah Kupang, BEM FH UKAW Kupang, BEM FH Undana, BEM Nusantara NTT, KAMMI Daerah Kupang, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) NTT, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) NTT), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kupang, Zonalinenews.com, Victory News, Gerakan Advokasi Transformasi Disabilitas untuk Inklusi (Garamin) NTT, PMKRI Cabang Kupang, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Kupang, Pemuda Katolik Kota Kupang, Generasi Mandiri Nusa Tenggara Timur dan Perkumpulan Bengkel APPeK. (BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *