Salatiga (MEDIATOR)– Rombongan Kadin NTT yang terdiri dari Kadin Kota Kupang, Kadin Sikka, Hipmi Kota Kupang, Kadin Sumba Barat Daya dan juga Kadin Belu, Atambua, 19 April 2024 tiba di Canton Fair atau dikenal dengan China Import dan Export Fair. Dan Ini adalah pameran yang ke 135. Dalam kesempatan ini, para pengusaha asal NTT ini mengunjungi setiap booth produk dengan sesuai kebutuhan masing – masing. Ada dibidang agrikultur, mesin – mesin perkebunan atau pertanian, peralatan rumah tangga, elektronik, mesin kayu, woodchiper, lampu penerangan LED, sumber tenaga surya dan masih banyak lagi.
Bobby Lianto menyampaikan bahwa harapannya dari Kadin NTT, sebagai Ketua Umum Kadin NTT, berharap setiap pengusaha NTT mempelajari dan mengikuti perkembangan jaman dan juga memiliki akses langsung ke China.
Maka dari itu Kadin NTT mempersiapkan juga jalur ekspedisi yang dapat mengirim langsung dari China ke Indonesia dan di lanjutkan dengan Expedisi SINDO dari Jakarta ke Kupang. Dengan harapan bahwa, para pengusaha NTT mulai belajar untuk dapat mengimpor barang langsung.
Seperti kita ketahui bahwa selama ini, para pengusaha-pengusaha kita di NTT rata-rata adalah mendapatkan barang dari Jawa atau Surabaya dimana dibeli dari pengusaha di Jawa dan juga tentu di mereka menjadi lebih mahal.
Dengan dibukanya akses seperti ini, Maka Bobby Lianto berharap para pengusaha dapat akses langsung dan mengimpor dari China, sehingga barang-baramg tersebut bisa sampai ke NTT dengan harga yang lebih murah tentunya.
Dalam acara tersebut ini, juga beberapa pengusaha menyampaikan begitu terkesan dengan teknologi yang maju dan juga ternyata dengan harga-harga yang sangat murah yang selama ini mereka hanya dapatkan di Jawa, tetapi kali ini punya kesempatan untuk membeli langsung bahkan dari China.
Pada kesempatan ini juga selama di China, Kadin NTT membawa beberapa produk-produk dari NTT yang juga untuk dapat dipasarkan di China.
Beberapa produk-produk UMKM seperti minuman bir HACE dari Kupang, Coklat Ghaura, Lamoringa, Kecap Malada dan juga sophia minuman alkohol asal NTT.
“Jadi sekaligus kami datang dan belajar dari China dan sekaligus juga kami menawarkan produk kita di China,”tegas Bobby.
Pada kesempatan tersebut juga para pengusaha Kadin dan Hipmi melakukan lobi-lobi dengan beberapa pengusaha investor yang ada di China untuk memperkenalkan NTT sebagai suatu destinasi pariwisata dan juga sebagai pilihan untuk berinvestasi. (RLS/KDIN/KJR)






