Paris– Ketua Umum KADIN NTT, Dr. (Cand) Bobby Lianto, M.M., MBA tiba di Paris pada pukul 06.00 pagi, Jumat menggunakan penerbangan Air France AF 257. Setibanya di ibu kota Prancis tersebut, Bobby Lianto langsung melakukan kunjungan ke sejumlah tempat di Paris.
Kunjungan pertama dilakukan ke KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Paris yang beralamat di 47 Rue Cortambert, 75116 Paris, France.
Dalam kunjungan itu, Bobby Lianto diterima langsung oleh Atase Perdagangan KBRI Paris, Harry Putranto, yang baru dilantik dan mulai menjabat sejak tahun lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Harry Putranto menjelaskan mengenai prosedur serta tantangan produk Indonesia untuk bisa masuk ke pasar Eropa.
Menurutnya, regulasi dan persyaratan yang diterapkan di pasar Eropa cukup ketat, mulai dari proses pengecekan hingga survei kualitas produk.
Namun, apabila sebuah produk telah memenuhi standar dan terjadi kesepakatan pembelian, maka produk tersebut memiliki peluang bertahan lama di pasar Eropa.
Sementara itu, Bobby Lianto menyampaikan bahwa pasar Eropa memiliki potensi yang sangat besar bagi produk-produk asal Indonesia, khususnya NTT namun tantangannya adalah biaya pengiriman yg cukup mahal dan Eropa sangat selektif dengan banyak persyaratan dan biasa sulit bagi UMKM dapat mengimbanginya.
Menurutnya, ketika sebuah produk berhasil masuk ke Paris, maka peluang untuk menembus pasar Eropa Barat maupun Eropa Timur akan semakin terbuka lebar.
Pada kesempatan tersebut, Bobby Lianto didampingi oleh Yuliana Nesia Angelina, serta Madam Novy Adoe, diaspora asal Kupang, NTT yang telah lebih dari 20 tahun menetap di Paris bersama suaminya, Mr. Olivier Richer
Dalam kunjungannya ke Paris, Bobby Lianto juga membawa sejumlah produk lokal unggulan asal NTT, salah satunya Coklat Ghaura.
Ia menjelaskan bahwa coklat tersebut memiliki sejarah tersendiri di Paris, karena biji kakao terbaik dunia pertama kali mewakili dari Indonesia dan berasal dari Pulau Sumba – Nusa Tenggara Timur pada tahun 2015.
Saat itu, Indonesia untuk pertama kalinya meraih penghargaan kelas dunia International Cocoa Awards melalui perkebunan Kakao Ghaura milik PT Timor Mitra Niaga yang dibangun oleh Hengky Lianto, ayah dari Bobby Lianto.
Kemudian pada tahun 2019, Bobby Lianto bersama Leimena mengambil langkah untuk mendirikan pabrik coklat pertama di NTT yang diberi nama Ghaura Coklat, sebagai bentuk penghargaan terhadap nama desa asal kakao tersebut di Kabupaten Sumba Barat.
Coklat asal Sumba itu kemudian diproduksi di Kota Kupang dan pertama kali diluncurkan pada ajang Salon du Chocolat Paris tahun 2019.
Sejak saat itu, Ghaura Coklat terus berkembang dari tahun ke tahun, baik dari sisi varian produk maupun jaringan distribusinya yang kini telah menjangkau Kota Kupang, Labuan Bajo, Bali, Australia, Singapura, hingga pasar Eropa.
Kini, Ghaura Coklat dikenal sebagai salah satu produk coklat unggulan asal NTT bahkan Indonesia yang berhasil membawa nama daerah ke kancah internasional.
Bobby Lianto juga Mengunjungi La Maison De L’Indonésie yang berada di jalan 5 Rue Jean Zay, 75014 Paris, France bertemu pemiliknya seorang Diaspora asal Indonesia Madam Eka Moncarre di mana Toko /Butik khusus menjual Produk Produk dari Indonesia Kopi, Coklat, Teh , rempah dan makanan asal Indonesia, selanjutnya Ghaura Chocolate juga dapat di temukan di La Maison De L’Indonésie. (RLS/ADV/TIM)






