Prabowo Sentil Swasembada Energi di Gubernur Melki, PLN Akan Bangun 78 Proyek EBT di NTT

Ekonomi527 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)–Presiden RI, Prabowo Subianto menaruh perhatian khusus pada Provinsi NTT.

Ini disampaikannya ketika menerima kunjungan pengurus Partai Golkar pada Rabu, (27/8/2025) kemarin di Jakarta. Ini dibenarkan oleh Melki saat menerima audiensi PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) di Rumah Jabatan Gubernur Kamis, (28/8/2025) pagi bahwa NTT sebagai provinsi yang memiliki potensi Energi Baru Terbarukan mendapat atensi khusus dari Pemerintah Pusat.

“Kemarin dalam pertemuan itu, Pak Prabowo beberapa kali sebut soal NTT, baik soal air, pangan dan juga mengenai swasembada energi,” tutur Gubernur.

Terkait dengan pengembangan Energi Baru Terbarukan di provinsi ini, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT akan terus bersinergi dengan PT. PLN (Persero) dalam menghadirkan akses dan layanan listrik bagi masyarakat.

Baca Juga  Srikandi PLN UPP Nusra 2 dan BPN Manggarai Sukses Amankan 14 Sertifikat  Aset Energi Bersih PLN

Untuk diketahui, kehadiran General Manager PLN (persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto bersama Toni Erik selaku Senior Manager Keuangan, Anggaran dan Umum, Kasirun, Manajer PT PLN (Persero), Bobby Sitorus, Manajer Sub Bidang Perizinan dan Komunikasi bersama staf adalah untuk mendiskusikan terkait pengembangan pembangkit listrik dan Energi Baru Terbarukan di NTT.

Gubernur Melki Laka Lena menyambut baik hal dimaksud dan mendorong agar pengembangan pembangkit listrik di NTT berbasis potensi yang dimiliki wilayah ini bisa memenuhi kebutuhan listrik di provinsi kepulauan ini.

“Kami mendiskusikan terkait pengembangan pembangkit listrik di NTT berbasis pada potensi yang kita miliki. Pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) mulai dari PLTS, Geothermal, angin, air dan sebagainya,” ujar Melki.

Baca Juga  Selain Kurangi Emisi, Ternyata Kendaraan Listrik Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM

Terkait dengan pengembangan Energi Baru Terbarukan, Gubernur Melki Laka Lena mengingatkan agar pembangkit yang sudah ada harus dikerjakan dan dikelola dengan baik sesuai standar dan prosedur yang baik serta memenuhi harapan masyarakat.

Tidak hanya itu, Gubernur Melki juga mendorong agar pihak PT. PLN dapat berkomunikasi secara baik dengan masyarakat guna meminimalisir kesalapahaman terkait pengembangan Energi Baru terbarukan ini.

“Komunikasi jangan tertutup. Hal-hal baik yang teman-teman kerjakan itu mesti disampaikan juga kepada masyarakat kita,” ungkapnya.

78 Proyek EBT di NTT

Sementara itu, Rizki Aftarianto selaku General Manager PLN (persero) UIP Nusra mengatakan proyeksi pengembangan Energi Baru Terbarukan di NTT selama sepuluh tahun ke depan menjangkau 78 proyek yang akan dikembangkan di seluruh NTT dengan total daya seluruhnya mencapai 947 MW.

Baca Juga  Elektabilitas Gerindra Melejit, Esthon dan Nando Siap Menangkan NTT untuk Prabowo

“Proyeksi sepuluh tahun di NTT akan dibangun 78 projek Energi Baru Terbarukan yang terdiri dari PLTS, Panas Bumi dan Angin termasuk Air juga, totalnya 947 MW yang akan dikembangkan di semua pulau di NTT,” jelas Rizki dikutip dari release Biro AP Setda NTT.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTT, Rosye Maria Hedwine dan Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Benyamin Nahak. (RLS/BIRO-AP:Baldus Sae/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan