Jalur Kereta Api Kupang-Dili Muncul dalam FGD Pemkot Kupang, Sudah Dikonsepkan Secara Matang

Metro2921 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)–Rencana pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Kota Kupang dengan Dili, ibukota negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL), ternyata bukan sebuah isapan jempol belaka. Hal ini ternyata diangkat lagi dalam Focus Group Discussion (FGD) penyusunan dokumen Revisi Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Kupang tahun anggaran 2023. Dalam FGD tingkat Kecamatan Maulafa yang berlangsung 11 September 2023 kemarin, Don Gaspar Noesaku da Costa selaku pimpinan organisasi jasa transportasi Provinsi NTT, menegaskan bahwa ide ini sudah mereka desain secara baik sejak sebelum tahun 2020.
“Sejak tahun 2020, ide ini sudah kita bahas dan sampaikan ke Pemprov NTT. Saat itu Pak Gubernur (Viktor B laiskodat) dan Pak Wagub lebih memilih jalan tol. Dan, terakhir kami dengar ada statemen lagi mengenai jalur kereta api ini bahwa jalur Kupang-Dili akan dilyani kereta api. Ini sebenarnya konsep transportasi modern yang akan menjawab kebutuhan masyarakat kita,”tegas akademisi ini.
Mereka sebagai asosiasi yang mendesain alat transportasi yang cocok bagi masyarakat saat ini, lebih memilih kereta api sebagai alat transportasi terbaik untuk melayani kedua negara karena menurut Don, alat transportasi ini akan kembali mempererat ikatan emosional masyarakat kedua bangsa, selain menjawab kebutuhan ekonomi.
“Kita ingin oerkuat agar tidak terpisah secara politik, sosial dan ekonomi. Kita pertama desain kereta api. Konsep kita, untuk mendukung pariwisata. Kereta pariwisata, domestik dan cargo. Rutenya pesisir utara Timor. Selatan dan tengah sudah ada jalur transportasinya, tinggal selatan saja yang diperkuat,”sebut Don menambahkan, nantinya, terminal kereta api bisa di Bimoku Kecamatan Kelapa Lima, dan terminal berikutnya di Dili, Timor Leste.
“Jalur utara ini sangat bagus, karena kita mau eksplore wisata laut dan juga alamnya yang indah,”tambah Don lagi. Dia memberi estimasi perjalanan Kupang-Dili akan memakan waktu 5-6 jam, dengan estimasi harga tiket yang tidak mahal. Untuk diketahui, dalam pertemuan itu, hadir seluruh unsur selain dari Pemerintah Kota Kuoang, seperti pihak Setda, kecamatan, kelurahan, unsur KPM. lurah, RT., RW, pimpinan OKP tingkat kota, serta unsur lainnya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh PS KARSA HARYAMULYA sebagai konsultan. (KJR)

Baca Juga  Sekda Kota: Proses Mencerdaskan Generasi Tidak hanya Terjadi dalam Ruang Kelas

Posting Terkait

Jangan Lewatkan