Jakarta (MEDIATOR)—Perayaan hari kebangkitan Tuhan Yesus dari maut, yakni Paskah, Minggu (9/4) kemarin boleh menjadi moment yang penting bagi Jaden Lianto. Putra sulung Bobby Lianto dan Nesia yang baru berusia 10 tahun ini, diundang untuk menjadi pembicara utama pada ibadah Paskah Impact Kids &Teens Gereja Impact Community Indonesia (ICI) yang berada di Mall of Indonesia (MoI) Kelapa Gading, Jakarta.

Jaden datang ditemani ayahnya, Bobby yang adalah seorang pengusaha asal Kupang dan juga Ketua Umum KADIN NTT. Dalam khotbahnya bertema “Jesus Is My Super Hero and We Are The Reason” ini, Jaden tampil energik dan penuh hikmat Tuhan di depan ratusan anak-anak (kids & teenager) gabungan dari ICI. Dalam khotbahnya Jaden menguraikan bahwa seorang superhero atau pahlawan itu dikatakan pahlawan karena ada satu yang dimiliki atau digaris bawahi yaitu sacrifices atau pengorbanan. Karena, seorang pahlawan pasti mengorbankan dirinya, kepentingannya, uangnya, waktunya, untuk menolong orang lain atau untuk memberkati orang lain. Jaden juga mencontohkan pahlawan-pahlawan superhero seperti: Spiderman, Batman, dan Superman, mereka menolong orang dan berkorban untuk orang lain. Dan semua pahlawan yang berkorban pasti punya alasan, dari latar belakangnya, dari masa lalunya, mereka semua punya alasan kenapa mereka mau berkorban.

Dan jawabannya ada di Yohanes 3:16, Jesus Is My Real Superhero, (Pahlawan Saya yang Sejati dan Nyata) karena Yesus yang adalah Tuhan mau menjadi manusia mengorbankan diri-Nya hidup di dunia dan mati buat kita semua orang berdosa, semua karena begitu besar kasih Allah kepada dunia ini.
“Yang dimaksudkan dalam firman Tuhan “dunia” adalah saya dan saudara. Kita adalah alasannya kenapa Ia mau berkorban mati di kayu salib supaya saya, kamu, dan kita semua bisa diselamatkan. Sehingga, hari ini kita punya alasan untuk hidup dan hidup kita sangat berarti dan sangat mahal karena Ia mengorbankan darah bahkan nyawa-Nya,”tegas Jaden.

Karena itu dia mengajak semua untuk hidup sebagai orang yang sangat berharga dan mengisi hidup dengan memuliakan Tuhan. Kita semua menurutnya, diciptakan Tuhan spesial. “Jadi kita adalah super. Dan jika Anda mau hari ini untuk berkorban melayani Tuhan, maka Anda adalah superhero. Mari kita menjadi pahlawan-pahlawan Tuhan, melayani Tuhan sepanjang hidup kita, mengisi hidup kita dengan kebaikan untuk memuliakan Tuhan. Karena kita telah ditebus dan hidup kita sangat berharga,”demikian khotbah Jaden yang kemudian menjadi viral di Jakarta dan ditayangkan online di Youtube Henny Christianus dan Gereja Impact Community.
Khotbah ini mendapat banyak tanggapan dari berbagai kalangan. Sejumlah komentar berbunyi “Luar biasa! kami sangat diberkati”, “Dahsyat, Tuhan memakai anak kecil berumur 10 tahun ini menjadi berkat bagi banyak orang.”
Untuk diketahui, Jaden saat ini bersekolah di sebuah sekolah berkurikulum internasional yang bernama ESCS (Excellent Spirit Christian School), beralamat di Kelurahan Tuak Daun Merah Kecamatan Oebobo, Kupang.
Ternyata bukan hanya kali ini, Jaden Lianto juga tercatat pernah mewakili NTT menjuarai lomba bahasa inggris tingkat nasional, yaitu juara 3 Nasional Spelling Bee yang diselenggarakan oleh EF (English First) dari ribuan anak-anak se-Indonesia mewakili sekolahnya, ESCS Kupang.
Di hari Minggu kemarin, Jaden juga memberikan testimony (kesaksian) mendampingi Pdt Henny Christianus yang menjadi speaker (pembicara) pada Ibadah I, II dan III. Demikian Jaden Lianto menjadi berkat melalui kesaksiannya melewati operasi mata yang dilaksanakan di Singapura. Jaden melewatinya dengan keberanian karena ia yakin Tuhan menyertainya dimana pun Ia berada. Dan akhirnya Tuhan menyembuhkan matanya.
Jaden menyampaikan bahwa sebelum operasi Ia berdoa kepada Tuhan, kalau boleh Tuhan menyembuhkan matanya secara mujizat tanpa melalui operasi, tapi jika kehendakMu harus melalui operasi maka biarlah kehendakMu yang jadi. Menutup, sharing khotbahnya, Jaden pun memainkan piano sambil menyanyikan lagu “We Are The Reason”. Dan kemudian mendoakan setiap umat yang hadir. Jaden Lianto pengkotbah cilik asal NTT ini juga diundang untuk bicara di beberapa gereja di Amerika Serikat tetapi orang tuanya belum mengijinkan.”Mungkin nanti kalau pas liburan boleh-boleh saja,”tegas Bobby Lianto. (BOY)












