UKSW Sambut para Guru Besar Baru, Siap Bawa Perubahan Bagi Indonesia dan Dunia Akademis

INFO UKSW27 Dilihat

Salatiga (MEDIATOR)—Seremoni Rapat Terbuka Senat pengukuhan tiga Guru Besar baru di kampus Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), berlangsung Kamis (30/05/2024) di Balairung UKSW. Segenap civitas akademika UKSW pun penuh kebanggaan menyambut ketiga Guru Besar baru itu. dan sudah menjadi komitmen bersama, mereka siap membawa perubahan dan inovasi bagi Indonesia dan dunia akademis.

Ketua Senat UKSW, Prof. Daniel Daud Kameo, S.E., M.A., Ph.D., membuka rapat dengan penuh khidmat. Rektor UKSW, Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., pun  dengan bangga memberikan gelar Guru Besar kepada ketiga akademisi tersebut.  Dalam momen istimewa ini, ketiga Guru Besar memaparkan disertasi mereka dengan penuh kebanggaan.

Prof. Dr. Agus Sugiarto, S.Pd., M.M., memaparkan disertasinya berjudul “Eco-Office: Tumbuhkembangkan Perilaku Kreatif Ramah Lingkungan di Kantor” menyoroti pentingnya perilaku ramah lingkungan dalam lingkungan kerja untuk menciptakan kantor yang berkelanjutan dan efisien.

“Pencapaian sebagai Guru Besar adalah berkat Tuhan yang saya terima dengan dukungan dari banyak orang baik di sekitar saya. Terima kasih kepada keluarga saya, keluarga besar, dan rekan-rekan di UKSW,” ungkapnya dengan penuh rasa haru.

Prosesi setelah penyematan kalung oleh Ketua Senat UKSW Prof. Daniel Daud Kameo, yang menandai pengukuhan tiga Guru Besar, Kamis (30-05-2024).
Foto: Humas UKSW/Mediatorkupang.com

Prof. Ir. Lieli Suharti, M.M., Ph.D., memaparkan disertasinya yang berjudul “Model Holistik Pengembangan Sumber Daya Manusia Seutuhnya Berbasiskan Inti Kemanusiaan Menuju SDM Berkelanjutan.” Prof. Lieli Suharti mengusulkan pendekatan holistik dalam pengembangan sumber daya manusia yang tidak hanya berfokus pada aspek profesional, tetapi juga pada nilai-nilai kemanusiaan yang mendasar.

Baca Juga  Inspirasi dari UKSW ke Dunia: Kisah Sukses Gayatri Mutiara Berina Lolos IISMA 2024

“Saya mengucap syukur kepada Tuhan, semua ini terjadi karena kehendak-Nya. Terima kasih kepada pimpinan UKSW serta rekan-rekan FEB, Kemendikbud Ristek, LLDIKTI Wilayah 6, teman-teman Guru Besar dari UNISSULA, UNDIP, dan UGM, orang tua, kakak-kakak, anak, cucu, dan sahabat. Tanpa kekurangan rasa syukur, saya sampaikan terima kasih kepada kalian semua,” ungkapnya

Sementara itu, judul karya ilmiah “Peran Artificial Intelligence Dalam Pengembangan Model Volatilitas Pasar Keuangan” dipaparkan Prof. Didit Budi Nugroho, S.Si., M.Si., D.Sc. Ia mengeksplorasi bagaimana kecerdasan buatan dapat digunakan untuk memahami dan memprediksi volatilitas di pasar keuangan, memberikan kontribusi signifikan dalam bidang statistik dan keuangan.

Prof. Didit mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan. “Terima kasih kepada Prof. Rini banyak membantu sejak pengusulan lektor kepala hingga guru besar, Rektor dan pimpinan UKSW yang memantau perkembangan usulan, rekan-rekan, istri, anak, yang terus mendukung dalam doa maupun material,” ungkapnya.

Baca Juga  Christina Ariadne Sekar Sari Raih Gelar Doktor Manajemen di FEB UKSW, Beri Kontribusi pada UMKM

Pengukuhan tiga Guru Besar ini turut dihadiri oleh Penjabat Walikota Salatiga yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Salatiga M. Sidqon Effendy, S.SiT., M.T., Inspektur Investigasi Kemendikbud Ristek Dikti Dr. Fuad Wiyono, S.H., M.H., serta Pengurus, Pembina, dan Pengawas Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Satya Wacana (YPTKSW). (RLS/HUMS-UKSW/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *