UKSW dan Kedutaan Besar Timor Leste Bangun Kolaborasi Strategis: Dorong Kerja Sama Akademik dan Pengembangan SDM

INFO UKSW1056 Dilihat

Salatiga (MEDIATOR)–Penguatan kerja sama akademik internasional terus menjadi prioritas Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Pada Senin (30/09/2024), UKSW menggelar pertemuan penting dengan Atase Pendidikan Kedutaan Besar Timor Leste di Ruang Probowinoto, Gedung G, UKSW. Pertemuan ini menandai langkah maju dalam mempererat hubungan kerja sama antara kedua belah pihak, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Rektor UKSW Prof. Intiyas Utami ini, hadir Wakil Rektor Bidang Pengajaran, Akademik, dan Kemahasiswaan (WR PAK) Prof. Ferdy Semuel Rondonuwu, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kewirausahaan (WR RIK) Prof. Eko Sediyono, dan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian (WR KK) Prof. Yafet Yosafat Wilben Rissy, serta para dekan fakultas dan direktur direktorat di UKSW.

Sementara itu, dari pihak Atase Pendidikan Kedutaan Besar Timor Leste yang dipimpin Komisaris Badan Kepegawaian Negara Timor Leste Agapito da Conceicao, hadir Direktur Lembaga Urusan Beasiswa “INAP” Delfim Markes, Teknik Administratif BKN Alexandriana da Silva Araujo, Kepala Bidang Kurikulum, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Budaya Flaviana da Silva Tavares.

Baca Juga  Dua Profesor Kelahiran NTT di Panggung UKSW, Dampingi Rektor Intiyas Tandatangan Kerja Sama dengan KPU RI

Dalam sambutannya, Rektor UKSW Prof. Intiyas Utami menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian perangkingan internasional UKSW, termasuk rekognisi bintang tiga dalam QS Star Rating dan masuk dalam peringkat 1001-1500 dunia The Impact Ranking (THE) 2024.

Sambutan Rektor UKSW Prof. Intiyas Utami dalam pertemuan penting dengan Atase Pendidikan Kedutaan Besar Timor Leste di Ruang Probowinoto, Senin (30-09-2024).
FOTO: HUMAS UKSW

“Kami yakin dengan kemitraan konkrit ini, perjalanan menuju world class university semakin nyata. Kami telah mendampingi Timor Leste melalui berbagai kerja sama, termasuk membuka kelas akuntansi serta mendukung akreditasi ANAAA (Badan Nasional Pengkaji Evaluasi dan Akreditasi Akademik-red) yang menjadi akreditasi pertama di Timor Leste,” ujar Rektor Intiyas.

Rektor perempuan pertama UKSW ini juga menambahkan bahwa UKSW berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan pendidikan di Timor Leste, tidak hanya melalui penyediaan infrastruktur berbasis digital yang memadai, tetapi juga dengan program-program magister yang dapat diakses secara fleksibel.

“Kami siap berkolaborasi dan menjalin kemitraan lebih erat, termasuk dalam pelatihan-pelatihan sumber daya manusia untuk mempersiapkan para pemimpin masa depan di Timor Leste,” lanjutnya yang juga menyebut alumni UKSW dari Timor Leste kini menduduki posisi penting di pemerintahan termasuk di kementerian.

Baca Juga  Cegah Stunting, Cielo dari UKSW Raih Juara Putra Duta GenRe Jawa Tengah Lewat SI RANTING

Ciptakan sumber daya unggul

Komisaris Badan Kepegawaian Negara Timor Leste Agapito da Conceicao, dalam kesempatan yang sama menyatakan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari UKSW. “Kami datang untuk belajar dari program-program unggulan UKSW, terutama dalam hal rekrutmen dan pelatihan. UKSW telah menghasilkan alumni-alumni yang berprestasi, dan kami berharap dapat memperluas kerja sama di masa depan,” ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian (WR KK) Prof. Yafet Yosafet Wilben Rissy, menjelaskan bahwa saat ini UKSW memiliki 15.000 mahasiswa aktif, dengan 14 fakultas dan 64 program studi, 24 diantaranya telah terakreditasi Unggul terbanyak di Indonesia.

“UKSW merupakan perguruan tinggi swasta dengan program studi terakreditasi Unggul terbanyak di Indonesia. Kami juga menawarkan beasiswa bagi 100-150 mahasiswa dari Timor Leste, termasuk Beasiswa Swis dan Beasiswa Afirmasi Timor Leste,” tambah Prof. Yafet.

Baca Juga  Unjuk Talenta Hasilkan Karya: Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISKOM Pamerkan Puluhan Karya Audio Visual 

Disebutkan Prof. Yafet, total mahasiswa UKSW yang berasal dari Timor Leste tahun 2024 berjumlah 26 orang, 13 diantaranya menempuh pendidikan di jenjang S1, 4 di jenjang S2, dan 9 lainnya di strata S3.

Diskusi ini turut melibatkan Dekan fakultas, Direktur Direktorat, serta dosen-dosen UKSW, yang seluruhnya berkomitmen untuk memperkuat kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia di Timor Leste.

Hadir pula dalam agenda penting tersebut, Rektor UKSW Periode 1983-1993, Prof. Dr. (H.C.) Willi Toisuta, Ph.D., yang menyaksikan langsung pentingnya hubungan panjang antara UKSW dan Timor Leste, yang telah dimulai sejak tahun 1984 ini.

Melalui kerja sama ini, UKSW dan Timor Leste berkomitmen untuk terus saling mendukung dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, serta memperkuat hubungan bilateral dalam bidang pendidikan. Dalam acara ini, tercermin juga tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 Pendidikan Berkualitas, SDGs 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, dan SDGs 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. (RLS/HUMAS-UKSW/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan