Prof Intiyas Ungkap Jejak UKSW Hadirkan Live Laboratory di Lereng Kelimutu-NTT Saat Pertemuan dengan Wamendes

INFO UKSW40 Dilihat

Salatiga (MEDIATOR)--Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., mengatakan bahwa institusi yang dipimpinnya ini berkomitmen membangun desa dan menjadi bagian dalam pembangunan bangsa yang berkelanjutan. Ini adalah bagian dari tanggungjwab sebagai institusi pendidikan tinggi.

Di hadapan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Republik Indonesia (RI) Prof. Dr. H. Paiman Raharjo, M.Si., M.M., dalam “Studium Generale dan Praktisi Mengajar” Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW, Selasa (14/05), Prof Intiyas tak sungkan menyebut kehadiran UKSW di Provinsi NTT.

Studium Generale dan Praktisi Mengajar bersama Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Selasa (14-05-2024) di Balairung UKSW.
Foto: Humas UKSW/Mediatorkupang.com

“FEB UKSW juga mempunyai live laboratory di lereng Kelimutu, Ende Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sudah didampingi selama 3 tahun dengan basis riset DIKTI. Tahun ini kami lanjutkan untuk menjadi kontribusi kami dalam pembangunan desa,”tegas Rektor Intiyas.

Baca Juga  Yudisium DM FEB UKSW: Lio Bijumes Memajukan Kearifan Lokal dalam Tata Kelola Pemerintahan

Tak hanya itu, Prof Intiyas juga menyebut,  “Salah satunya melalui kontribusi Pusat Studi Akuntabilitas Publik FEB menjadi panitia seleksi perangkat desa di Kabupaten Semarang,”imbuhnya.

Di samping itu, Rektor Intiyas menyampaikan saat ini mahasiswa UKSW telah melaju dengan kurikulum Talenta Merdeka yang menjadi wadah bagi mereka untuk berinovasi. “Melalui program ini kami yakin di IKN akan terbuka peluang bagi mahasiswa untuk berkontribusi melalui berbagai inovasi dan karya ilmiah mereka,” pungkasnya. (RLS/HUMAS-UKSW/KJR)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *