PLN Perkuat Transparansi dan Edukasi Publik, Ajak Media NTT Tinjau PLTU Timor-1

Ekonomi686 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)–Dalam upaya memperkuat transparansi dan edukasi publik terkait pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusra 3 mengajak puluhan wartawan Nusa Tenggara Timur meninjau langsung Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor-1 (2×50 MW) di Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antara PLN dan insan media, tetapi juga sarana edukasi bagi jurnalis sebagai garda terdepan penyampaian informasi kepada masyarakat, khususnya yang berada di sekitar kawasan proyek.

Sebanyak 30 wartawan dari berbagai media di NTT hadir dalam kegiatan tersebut. Acara diawali dengan pemaparan mengenai operasional PLTU Timor-1 dan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan PLN di wilayah sekitar proyek, disampaikan oleh Asisten Manager PLTU Timor 1 PLN UPP Nusra 3, Asmar.

Baca Juga  TENANG... PLN Pastikan Data Pelanggan Aman dengan Sistem Terenkripsi

Menurut Asmar, PLTU Timor-1 yang mulai beroperasi sejak Juli 2025 dibangun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik di Sistem Timor serta menurunkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) yang sebelumnya masih bergantung pada pembangkit diesel.

“Lokasi PLTU ini cukup dekat dengan pusat beban di Kota Kupang, sehingga rugi energi dapat diminimalkan. Dengan daya mampu 100 MW, PLTU Timor-1 kini menjadi pembangkit terbesar di Sistem Timor dan diharapkan menjadi base load bagi wilayah ini,” jelas Asmar.

Sementara itu, Manager Perizinan dan Komunikasi PLN UIP Nusra, Bobby Robson Sitorus, menjelaskan bahwa PLTU Timor-1 menjadi infrastruktur strategis karena tidak hanya menyuplai listrik untuk wilayah Kupang, tetapi juga hingga ke Atambua, Kabupaten Belu — kota terbesar kedua di Pulau Timor.

Baca Juga  Program END YEAR Bank NTT KCU Kupang Sukses Besar, Berhasil Himpun Tabungan Milyaran dan Panen Hadiah Bagi Nasabah

“Kami bangga dapat mengajak media melihat langsung PLTU Timor-1. Kegiatan ini penting agar informasi yang disampaikan ke publik lebih akurat, sekaligus menunjukkan bahwa pasokan listrik ini turut mendukung wilayah lain melalui sistem transmisi,” kata Bobby.

Dalam sesi tanya jawab, para wartawan diberi kesempatan menelusuri sejumlah area operasional PLTU Timor-1 dan melihat langsung penerapan prosedur kerja di lapangan.

Wartawan Garda Indonesia, Roni Banase, mengapresiasi inisiatif PLN yang membuka akses bagi media untuk melihat langsung aktivitas di objek vital nasional tersebut.

“Senang bisa melihat secara langsung proses kerja yang dilakukan di PLTU sebagai pabrik untuk menghasilkan listrik yang bisa digunakan untuk semua masyarakat di Pulau Timor,” ujar Roni.

Ia juga menilai PLN telah menunjukkan keterbukaan informasi yang baik dengan melibatkan media dalam berbagai kegiatan dan pelaporan aktual pembangkit listrik, termasuk program CSR di NTT dan NTB.

Baca Juga  MR.DIY Toko Perlengkapan Rumah Tangga Hadir Di Lembata, Harga Hemat, Ribuan Pilihan

“Kunjungan ini sangat penting agar informasi yang diterima masyarakat bersumber langsung dari PLN. Dengan begitu, pemberitaan yang kami sampaikan bisa lebih akurat dan kredibel,” lanjut Roni.

Pada kesempatan lain, General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik menjadi bagian penting dari komitmen PLN dalam membangun infrastruktur kelistrikan di Nusa Tenggara.

“Media adalah mitra strategis kami dalam membangun optimisme masyarakat terhadap pembangunan kelistrikan. Melalui kunjungan ini, rekan-rekan jurnalis dapat melihat langsung bagaimana PLN menjaga keandalan sistem dan memastikan pengelolaan lingkungan berjalan sesuai ketentuan,” ujar Rizki.

Rizki menambahkan, kehadiran PLTU Timor-1 menjadi bukti nyata upaya PLN dalam menyediakan listrik yang andal, efisien, dan berkelanjutan bagi masyarakat di Pulau Timor dan sekitarnya. (RLS/PLN/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan