Jakarta (MEDIATOR)—Seluruh penjabat kepala daerah di Indonesia, termasuk Penjabat Walikota Kupang, Fahrensy Funay, Senin (30/10/2023) diundang untuk menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri) dan Istana Negara. Untuk diketahui bahwa Rakor ini bertujuan memantapkan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik, serta mengoptimalkan implementasi kebijakan program strategis nasional di daerah. Informasi yang dikutip media ini dari berbagai sunber menyebutkan bahwa acara ini diawali dengan arahan dari Mendagri, Jenderal Polisi (Purn) Prof Drs H Muhammad Tito Karnavian MA, Ph.D di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Gedung C Kemendagri. Tak lama kemudian, seluruhnya bergeser menuju Istana Negara untuk menerima arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Foto: AP NTT
Dalam arahannya, Presiden mendorong pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi dengan menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok di pasar. Tak hanya itu, penguatam UMKM juga sangat diharapkan oleh presiden. Pentingnya pengalokasian anggaran untuk stimulus ekonomi dan bantuan sosial kepada masyarakat juga harus jadi skala prioritas karena pemberian bantuan tersebut akan sangat membantu masyarakat.
Tak hanya itu, Jokowi juga menekankan pentingnya menyederhanakan prosedur dan tata kelola khususnya dalam hal pelayanan perizinan bagi investor. Dan para kepala daerah juga diingatkan bahwa memasuki tahun politik 2024, kepala daerah terus memberikan dukungan kepada KPUD dan Bawaslu tanpa melakukan intervensi apapun, serta memastikan netralitas ASN terjaga. Reformasi birokrasi juga menjadi satu isu penting yang dibicarakan oleh presiden saat itu.
Kehadiran Penjabat Walikota Kupang di agenda nasional tersebut, menyebabkan sehingga sejumlah agenda penting di Kota Kupang tak dihadirinya. Seperti Upacara Perayaan Hari Sumpah Pemuda ke-95 yang berlangsung di lapangan upacara kantor walikota, Senin kemarin. Upcara itu dipimpin Pj Sekda Kota Kupang, Ade Manafe. (**/AP/KJR)










