Menu

Mode Gelap
Peneliti: Prabowo Telah Buktikan Kinerja dan Kesetiaan Pada Presiden Harusnya Di Bali, Ternyata B20 Chairwoman Beber Peran Besar Bobby Lianto Perjuangkan Labuan Bajo Pimpinan KPK Sangat Sedih, Harus Tangkap Hakim Agung PLN Miliki Holding Subholding, Strategi Jitu Sambut Masa Depan Kerja Keras KADIN NTT Terbukti, Walikota Darwin Setuju Kerjasama dengan Kota Kupang

Nasional · 22 Sep 2022 22:45 WITA ·

Pimpinan KPK Sangat Sedih, Harus Tangkap Hakim Agung


 Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (21/8/2022) sebagaimana dipantau melalui akun YouTube KPK RI.  Foto: ANTARA/Benardy Ferdiansyah/pri/Meditorkupang.com. Perbesar

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (21/8/2022) sebagaimana dipantau melalui akun YouTube KPK RI. Foto: ANTARA/Benardy Ferdiansyah/pri/Meditorkupang.com.

Jakarta (MEDIATOR) – Pimpinan lembata antirasuah, KPK, menyatakan kesedihannya karena menangkap hakim agung atas dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung.

“KPK bersedih harus menangkap hakim agung. Kasus korupsi di lembaga peradilan ini sangat menyedihkan,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, seperti dilansir ANTARA.

KPK mengharapkan penangkapan tersebut menjadi yang terakhir terhadap insan hukum.

“KPK sangat prihatin dan berharap ini penangkapan terakhir terhadap insan hukum. Mengingat artinya dunia peradilan dan hukum kita yang semestinya berdasar bukti, tetapi masih tercemari uang. Para penegak hukum yang diharapkan menjadi pilar keadilan bagi bangsa, ternyata menjualnya dengan uang,”ujar Ghufron.

Baca Juga  Sudah 80.333 KTP Persembahan Warga Kota untuk Jeriko Jilid II

Padahal, kata Ghufron, KPK sebelumnya juga telah memberikan penguatan integritas di lingkungan Mahkamah Agung, baik kepada hakim dan pejabat strukturalnya.

“Harapannya tidak ada lagi korupsi di MA. KPK berharap ada pembenahan yang mendasar, jangan hanya ‘kucing-kucingan’. Berhenti sejenak ketika ada penangkapan, namun kembali kambuh setelah agak lama,”tambah Ghufron.

KPK sebelumnya telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap beberapa pihak atas dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung pada Rabu (21/9) malam.

“Pihak-pihak dimaksud saat ini sudah diamankan dan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dimintai keterangan dan klarifikasi,”ucap Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri. Selain itu, KPK turut mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam pecahan mata uang asing dari OTT tersebut yang hingga saat ini masih dikonfirmasi kepada para pihak yang ditangkap.  (ANTARA/BOY)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Peneliti: Prabowo Telah Buktikan Kinerja dan Kesetiaan Pada Presiden

25 September 2022 - 00:08 WITA

Gubernur Pertegas Kerja Keras Ekstrim, Aplikasi Buatan Bank NTT Jawab Persoalan Petani

14 September 2022 - 09:43 WITA

Kementerian Pertanian RI Support Japnas dan IARMI NTT Tanam Sorgum di Bumi Flobamora

6 September 2022 - 20:42 WITA

— Vivo 1000 —

5 September 2022 - 20:23 WITA

Dubes RI Canberra Surati Bobby Lianto, Pagi Ini Bahas Sister City dan Penerbangan Kupang-Darwin

5 September 2022 - 09:28 WITA

Prabowo: Pertahanan Negara Ditentukan Oleh Sains dan Teknologi

2 September 2022 - 22:55 WITA

Trending di Nasional