KUPANG — Dharma Wanita Persatuan Universitas Nusa Cendana (DWP Undana) menggelar aksi bakti sosial berskala luas untuk menyalurkan ratusan paket bantuan logistik dan kebutuhan pokok pada Jumat (28/8/2026) pagi. Dipusatkan di Kantor Sekretariat DWP Undana, Kupang, kegiatan bertajuk “Aksi Nyata Peduli Sesama: DWP Undana Bergerak, Berbagi, dan Berdampak Bagi Sivitas Akademika & Masyarakat” ini digelar dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-64 Undana sekaligus menguatkan tali kepedulian sosial.
Penyelenggaraan bakti sosial ini terbagi ke dalam tiga tahap utama, di mana penanganan tanggap darurat bencana Flores telah diinisiasi sejak pertengahan Agustus 2026. Bantuan logistik berupa makanan siap saji, biskuit, minuman bernutrisi, air mineral, ratusan lembar selimut, hingga kebutuhan wanita dan anak diserahkan ke Posko Utama Undana Peduli pada 20 Agustus 2026 dan kini telah tiba di lokasi bencana Flores. Langkah cepat ini merupakan respons DWP Undana atas arahan langsung Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi saat koordinasi virtual bersama pimpinan perguruan tinggi pada 18 Agustus 2026.
Pada puncak acara tahap kedua yang berlangsung di kampus, DWP Undana membagikan 100 paket sembako berisi beras, gula pasir, minyak goreng, dan telur kepada petugas kebersihan, pengemudi dinas, petugas keamanan, serta petugas taman. Selain itu, bantuan tali kasih dan sembako diserahkan kepada mahasiswa yang terdampak bencana saat menjalankan tugas Kuliah Kerja Nyata (KKN). Aksi sosial ini kemudian dilanjutkan dengan kunjungan silaturahmi untuk menyalurkan bantuan logistik serta dukungan moral kepada para pasien di Rumah Singgah Penderita Kanker Yayasan Ratu Pencinta Damai. Sementara itu, penyaluran tahap ketiga bagi mahasiswa yang keluarganya menjadi korban bencana Flores akan dijadwalkan sesuai arahan Rektor Undana.
Ketua Panitia Bakti Sosial DWP Undana, Ny. Milkah Rosmeiwatty Doke Tse, melaporkan bahwa seluruh rangkaian aksi sosial ini terwujud berkat sinergi kolektif dari Undana serta donasi sukarela seluruh pengurus dan anggota DWP Undana. Walaupun sebagian besar pimpinan eksekutif sedang berada di lokasi terdampak bencana, Wakil Rektor Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., hadir membuka kegiatan secara resmi.
“Menindaklanjuti perintah langsung dari Bapak Wakil Menteri saat pertemuan Zoom bersama pada tanggal 18 yang lalu, pergerakan DWP Undana Peduli langsung bergerak cepat. Bantuan tahap pertama berupa paket kebutuhan pokok, wanita, dan anak sudah selamat tiba di lokasi bencana di Flores,” ujar Ketua DWP Undana, Ny. Astrid Jeanette Bale-Kambey.
“Kegiatan bakti sosial ini lahir dari semangat, ketulusan, dan rasa kepedulian yang dalam. Bantuan ini merupakan wujud rasa cinta, apresiasi, dan kebersamaan kita sebagai keluarga besar Undana. Karena kebaikan sekecil apa pun yang kita lakukan bersama-sama akan menjadi satu kekuatan yang besar,” tutur Ny. Astrid menegaskan esensi aksi sosial tersebut.
“Saya menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Ibu-Ibu DWP Undana. Sepanjang pengalaman kami, banyak sudut-sudut kegiatan sosial seperti rumah singgah dan masyarakat yang membutuhkan baru tersentuh dan terlihat setelah hadirnya gerakan dari Ibu-Ibu DWP. Ini bukan sekadar rutinitas menjelang Dies Natalis, melainkan esensi kepedulian nyata,” ungkap Wakil Rektor I Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si.
Aksi kemanusiaan yang menjangkau sektor internal dan eksternal kampus ini memutus risiko ketimpangan penanganan krisis pascabencana. Selama ini, perhatian masa krisis kerap berfokus penuh pada wilayah bencana hingga mengabaikan beban ekonomi tenaga penunjang operasional kampus serta kelompok rentan lainnya. Melalui pengerahan bantuan terpadu ke Flores, dukungan bagi pasien kanker, dan pembagian sembako untuk pegawai penunjang, DWP Undana berhasil menjaga stabilitas kesejahteraan komunitas internal sekaligus memastikan penanganan darurat di daerah terdampak berjalan secara berkelanjutan. (IyL/RLS/UNDANA/Boy)






