KUPANG—Tak dipungkiri jika Kecamatan Oebobo dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi sangat beresiko terhadap masalah keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Karena itu, Pemerintah Kecamatan Oebobo, menggandeng seluruh pihak dalam menjaga Kamtibmas di wilayah tersebut.
Camat Oebobo, Zeth Batmalo, kepada media ini di ruang kerjanya mengatakan hal tersebut. Dia memetakan masalah-masalah Kamtibmas di wilayah itu seperti kenakalan remaja akibat minuman keras. Sementara beberapa titik kelurahan ada tawuran-tawuran yang melibatkan anak-anak usia sekolah.
Dia menyebut, kasus ini terjadi di Oebufu, Kelurahan Kayu Putih, dan Fatululi.
“Itu di area sekolah, dan beberapa tahun selalu terjadi. Anak-anak muda yang setiap malam selalu berkumpul di area-area publik juga menjadi fokus perhatian kita. sementara ada juga kasus kekerasan seksual terhadap anak. Pelecehan seksual ini dilakukan oleh orang dewasa dan kini proses hukumnya terus berjalan,”ungkapnya.
Untuk mengantisipasi itu pemerintah kecamatan melakukan beberapa kegiatan dengan melibatkan Babinsa maupun Babinkamtibmas, juga ikut melibatkan Polda, Polresta dan sebagainya.
“Di Kecamatan Oebobo ini seluruh keluruahan sudah melakukan sosialisasi agar ikut menjaga Kamtibmas. Nomor Babin juga sudah disebar ke seluruh masyarakat melalui ketua RT. Sedangkan berbagai pesta berskala kecil maupun besar wajib melapor ke kelurahan sehingga manajemen Kamtibmas berjalan baik,”tambahnya.
Apalagi beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Oebobo sudah didatangi oleh Babinkamtibmas untuk mensosialisasikan tentang pergaulan bebas hingga larangan untuk tawuran.
“Babin bekerjasama dengan kepala sekolah sehingga setiap Jumat ada edukasi saat jam olahraga dan sebagainya,”pungkasnya. (BOY)






