Momentum Agung Bagi Dua Profesor Baru UKSW, Rektor Intiyas: Jadilah rendah Hati dan Junjung Kemuliaan Tuhan

INFO UKSW312 Dilihat

Salatiga (MEDIATOR)–Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Profesor Intiyas Utami menyampaikan penghargaan mendalam kepada Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Satya Wacana (YPTKSW) serta mempersembahkan momen agung, menandai tonggak penting dengan Bentang Karya, Gagasan dan Ekspose Talenta Unggul Profesor di Balairung Universitas, Kamis (6/11/2025).

Penyematan samir kehormatan oleh Rektor UKSW, Profesor Intiyas Utami kepada Profesor Dr. Yulianto Joko Prasetyo, S.Si., M.Kom dan Pendeta Profesor Izak Yohan Matriks Lattu, S.Si-Teol., M.A., Ph.D.

Seperti diberitakan, UKSW melahirkan dua guru besar baru. Kedua profesor baru tersebut yaitu Profesor Dr. Sri Yulianto Joko Prasetyo, S.Si., M.Kom., sebagai Profesor dalam Ranting Ilmu Sistem Informasi Berbasis Model Komputer dan Pendeta Profesor Izak Yohan Matriks Lattu, S.Si-Teol., M.A., Ph.D., sebagai Profesor dalam Ranting Ilmu Sosiologi Lintas Agama.
Bagi Rektor Intiyas, dua sosok ini menginspirasi.

“Selamat atas pencapaian yang sangat membanggakan ini. Kami yakin perjalanan menuju gelar profesor bukanlah hal yang mudah. Setelah meraih gelar doktor, masih banyak tantangan yang harus dihadapi, dan setelah menjadi profesor pun tantangan itu tidak terhenti. Jadilah profesor yang selalu rendah hati dan menjunjung tinggi kemuliaan Tuhan dan memegang teguh motto Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan,” pesannya.
Rektor Intiyas juga menegaskan bahwa Bentang Karya, Gagasan, dan Ekspose Talenta Unggul Profesor ini bukanlah puncak perjalanan, melainkan permulaan dari karya-karya yang lebih besar bagi kemuliaan Tuhan, kemajuan ilmu pengetahuan, dan pengabdian bagi masyarakat serta bangsa.


Melalui Bentang Karya, Gagasan dan Ekspose Talenta Unggul Profesor ini dua profesor baru ini, UKSW menegaskan kontribusinya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDGs 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDGs 16 Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh. Serta sejalan dengan Asta Cita Presiden poin ke-3 tentang transformasi ekonomi berkelanjutan dan poin ke-5 mengenai pembangunan manusia unggul, produktif, dan berkarakter, Asta Cita poin ke-7 penguatan karakter kebangsaan serta kerukunan antarumat beragama. (RLS/UKSW/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan