Mohon Didoakan, Kontingen Pesparawi NTT Siap Berlaga di Jogja, Esthon Pantau Kesiapan

Nasional55 Dilihat

MEDIATORKUPANG.COM, JOGJAKARTA—Kontingen dari NTT sebagai peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIII di Yogyakarta, siap berlaga pada kontestasi tingkat nasional itu. Dan sesuai jadwal, kontingen dari NTT akan tampil Kamis (23/6/2022) pagi.

Untuk diketahui bahwa kontingen Pesparawi NTT yang dipimpin oleh Esthon Foenay sebagai ketua LPPD (Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah) ini akan mengikuti kompetisi yang berlangsung 19-26 Juni 2022. Dalam Pesparawi Nasional di Yogyakarta ini, NTT akan mengikuti 12 kategori lomba antara lain Paduan Suara (PS) Dewasa, PS. Pria, PS. Wanita, PS. Pemuda Remaja, PS. Anak, Pop Rohani, PS. Etnik, Solo anak Usia 7-9 Tahun, Solo Anak 10-13 Tahun, Solo Pemuda Putra, Solo Pemuda Putri dan Vocal Grup. Goal peserta dari NTT sebanyak 350 orang yang terdiri dari pelatih, official, dan pendamping.

Pesparawi merupakan agenda nasional yang dilakukan tiap tiga tahun sekali. Dan LPPD Provinsi NTT dibawah naungan Kementerian Agama RI ini, sekaligus sebagai wadah pengembangan dan pelatihan serta panitia sejauh ini sudah melakukan berbagai persiapan.

Terpantau Mediatorkupang.com, Rabu (22/6/2022) sejak siang hingga malam ini, ketua LPPD Provinsi NTT, Esthon L. Foenay didampingi Sekretaris LPPD NTT, Drs Jorhans Lopis dan Kepala Bimas Kristen Kakanwil Kemenag NTT, Yakobis Oktavianus, S.Sos melakukan roadshow untuk memantau kesiapan setiap kontingen.
Di GPIBI Amanat Agung Kalasan, Esthon bersama Pdt. Yandi Manobe, dan kontingen dari Kota Kupang ini didoakan.

Kepada wartawan, Eston Foenay mengatakan kontingen dari NTT sudah sangat siap mengikuti Perparawi Nasional. Sesuai jadwal, NTT akan tampil Kamis besok. Menurutnya, tidak ada kendala serius dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan ini. Yang membanggakan dari pelaksanaan Pesparawi tahun ini adalah, pesertanya dari seluruh NTT.

Baca Juga  Presiden RI Jokowi Diminta Tenang, Prabowo Tetap Bekerja Profesional Meski jadi Capres

Lagipula tahun ini NTT lebih selektif karena melibatkan sembilan kabupaten/kota yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, Sabu Raijua, Alor dan 4 Kabupaten di Sumba. “Kompetisi ini demi memuliakan nama Tuhan dan untuk kebersamaan dalam persatuan NKRI,”tegas Esthon. (BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed