Kupang (MEDIATOR)—Karang Taruna Kota Kupang, bersama pengurus Karang Taruna Kelurahan Fatululi, berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kota Kupang, menggelar bhakti sosial berupa aksi bersih-bersih di lokasi penghijauan, depan Naka Hotel, Kelurahan Fatululi-Kupang.
Hadir saat itu Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Boymau, Ketua Karang Taruna Fatululi, Jeki Koli, dan belasan kader Karang Taruna lintas kelurahan lainnya. Sementara dari pemerintah Kota Kupang, hadir Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kota Kupang, Gabriel Meo Wio beserta sejumlah pejabat dan staf.
Dalam aksi itu, mereka membersihkan seluruh sampah yang berserakan di sekitar lokasi penghijauan dan juga kawasan Ruko, serta mengumpulkannya pada titik-titik yang sudah disiapkan. Terkait kegiatan ini, Gabriel Wio sudah berkoordinasi dengan Dinas LHK Kota Kupang sehingga mereka menyiapkan kontainer sampah, dan disiagakan sehingga sampah-sampah yang dikumpulkan, langsung ditempatkan pada lokasi yang ditentukan.
“Ini adalah salah satu kegiatan, sebagai bukti dukungan kita terhadap program Bapak Penjabat Walikota Kupang, yakni Gerakan Pungut Sampah (GPS). Kita ketahui bersama bahwa lokasi ini akan menjadi konsentrasi pelaksanaan seremoni Bulan Bhakti Karang Taruna 2022,”jelas Geby, sapaannya.
Lebih jauh ditambahkannya, pada Jumat (4/10) pagi, di lokasi tersebut akan diselenggarakan seremoni tersebut, dan pada saat itu ada beberapa item kegiatan yang dilaksanakan. Seperti pengobatan massal, dimana panitia bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang, untuk melayani siapa saja masyarakat yang ingin mendapatkan perawatan kesehatan. Tidak saja itu, melainkan ada juga donor darah bekerjasama dengan UPT PMI NTT, sehingga bagi siapapun yang mau mendonorkan darahnya, silahkan kesana. Ada juga pasar murah, dan masyarakat diundang kesana untuk berbelanja kebutuhan rumah tangganya.
“Nah pada hari H juga akan ada penanaman anakan oleh pak Penjabat Walikota, Forkopimda serta Pak Ketua Karang Taruna Kota Kupang. Anakan yang disiapkan itu ada jambu kristal, serta anakan pohon peneduh lainnya,”jelas Geby. (boy)






