Kupang (MEDIATOR) – GAMKI NTT hadir dan menginspirasi setidaknya 25 pemuda yang merupakan calon wirausaha muda.
Selama sehari, Jumat (24/10), mereka dilatih di Pabrik Tahu Bintang Kejora, bagaimana cara menghasilkan tahu dan tempe berkualitas. Disupport Ketua GAMKI NTT, Winston Rondo, sejumlah pengurus ikut terlibat. Yakni Elfis Sabaat, Intan Tansya dan beberapa lainnya.
Dalam sambutannya Winston Rondo menyampaikan peserta pelatihan ini adalah pemuda/i utusan berbagai Klasis GMIT. Mereka tidak saja diajarkan membuat tahu dan tempe melainkan juga menulis cerita baru: cerita tentang keberanian, inovasi, dan kemandirian ekonomi.
“Adik-adik adalah pemeran utama dalam kisah ini, siap menangkap peluang pasar yang kian besar, termasuk kebutuhan Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terus meningkat,”ungkap Waket Komisi V DPRD NTT ini.
Dia memotivasi mereka agar menjadi generasi yang tidak saja bermimpi tetapi bertindak. Pelatihan ini adalah langkah awal untuk menciptakan usaha yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga memenuhi kebutuhan masyarakat. Dia juga mengapresiasi tim GAMKI yang sudah bekerja maksimal mewujudkan kegiatan itu.
Dia berpesan agar sepulangnya dari pelatihan agar mereka membangun usahanya sendiri dan akan disupport oleh Mas Yono sebagai pemilih tempat pelatihan. (RLS/TIM)






