Daftar di PSI, Chris Widodo Sebut Brigjen SPK-Andre Garu Terbaik untuk yang Terakhir

Polkam1404 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)--Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur NTT Periode 2024-2029, Brigjen TNI Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu, Selasa (2/7/2024), mendaftar ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi NTT. Hadir Christian Widodo sebagai ketua, didampingi sejumlah pengurus provinsi serta Ketua PSI Kota Kupang, Filmon Loasana dan para kader.
Saat mendaftar, Adrianus Garu didampingi Yesaya Mandala, Viktor Lerik dan Yance Jegamal sebagai tim.
“Kami berterimakasih karena pasangan ini (Simon Petrus Kamlasi dan Andre Garu) memilih PSI sebagai partai potensial,”tegas Chris yang kini sebagai anggota DPRD NTT itu sembari menambahkan PSI adalah partai terbuka, modern dan sangat milenial karena pengurusnya adalah tokoh-tokoh muda.
Ketika ditanya wartawan dalam sesi wawancara, Chris yang juga saat ini mendaftar sebagai calon walikota Kupang menegaskan bahwa setelah pendaftaran ditutup, akan dilanjutkan dengan survei. Dan seluruh calon yang sudah mendaftar akan disurvei oleh lembaga independen. Sayang, Chris yang digadang-gadang akan berpasangan dengan Serena Cosgrova Francis di Pilkada Kota Kupang ini tidak menyebut lembaga survei mana yang akan dipakai.
“Kalau calon gubernur, kita masih ada survei. Dalam waktu dekat kita survei. Sebenarnya akhir Juli baru ditutup tapi kita juga lihat sepertinya tidak ada lagi yang mendaftar makanya setelah Pak SPK dan Pak Andre mendaftar pasangan ini maka kita tutup. Walau masih ada waktu,”ujar Chris. Dia pun menyambut guyonan dari wartawan bahwa penutupan setelah paket yang mengusung tagline SIAGA ini mendaftar.
“Ya…Biasanya simpan yang terbaik untuk yang terakhir. Safe the best for the last,”tegas Chris disambut tawa semua yang hadir. (Stenly)DI PSI. Chris Widodo saat menerima Andre Garu dan tim mendaftar si PSI, Selasa (2/7/2024). Foto: stenly/mediator

Baca Juga  Simon Petrus Kamlasi Ulurkan Tangan Ajak Kader Cerdas GMKI Bersama Bangun NTT

Posting Terkait

Jangan Lewatkan