Catat Baik-Baik…Ini Pesan Gubernur Viktor Laiskodat ke GMKI

Polkam39 Dilihat

MEDIATORSTAR.COM, Kupang

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat berpesan kepada organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) agar berani keluar dari Zona nyaman, dan mampu memberikan pengaruh dan teladan kepada anak muda. Tak hanya itu, melainkan perempuan GMKI harus berpendidikan, punya daya saing dan membangun daerahnya sesuai dengan local wisdom resources.

Demikian Gubernur Viktor dalam dialog pada acara Konsultasi Nasional ( Konas) Perempuan GMKI bertajuk ” Perempuan Bermartabat – Inspirasi Masa Depan, di Gedung MPL Hapu Mbay, Sumba Timur, Provinsi NTT, Jumat (26/11).

Menurut Viktor, untuk mendesain menuju suatu negara maju, kuncinya ada pada perempuan dan juga sumber daya manusia yang harus kita bangun bersama. Karena perempuan lebih tahu mendidik, merawat dan mempersiapkan generasi penerus bangsa yang baik dan cerdas.

Baca Juga  Usai Sisir Daratan Timor, Calon Senator RI Ramses Lalongkoe ke Flores, Temui Raja Larantuka

Lebih lanjut, pentingnya partisipasi perempuan dalam membangun generasi bangsa melalui pendidikan informal anak dalam lingkungan keluarga serta peningkatan ekonomi nasional melalui industri rumahan.

“Sebagai Kepala Daerah, saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada adinda Jefri Gultom. Sebuah kebanggaan karena GMKI fokus terhadap persoalan perempuan dan anak,”kata Viktor Laiskodat.

Pada kesempatan itu juga, Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI Jefri Edi Irawan Gultom dalam sambutannya, menyatakan terima kasih dan hormat kepada Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang sudah meluangkan waktu untuk hadir bersama peserta Konas Perempuan di Waingapu, Sumba Timur . Jefri juga menegaskan mengenai isu kesetaraan gender, bahwa isu kekerasan terhadap perempuan bukan saja jumlah kasusnya yang terus meningkat namun juga eksplenasi yang dilakukan korban tidak manusiawi dan meremehkan perempuan itu sendiri.

Baca Juga  Simak, Siapa Bung Karno di Mata Prabowo Subianto

Lanjut Jefri , jumlah perempuan di Indonesia yang mencapai 133,54 juta orang ini merupakan jumlah yang luar biasa dan menjadi kekuatan besar dalam membangun peradaban manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Jefri juga menyampaikan kepada Gubernur terkait tujuan Konas Perempuan yakni dalam rangka memperjuangkan hak pemenuhan dan kesetaraan perempuan serta menyusun rekomendasi terkait persoalan kekerasan perempuan yang akan disampaikan langsung kepada Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Anak .

Turut hadir dalam acara tersebut , Staf Khusus Gubernur NTT Bidang Kesehatan, dr. Stef Bria, Bupati Belu , Bupati Sumba Timur, Ketua DPRD Kabupaten Sumba Timur, Ketua Umum Panitia Konas Perempuan Ibu Melyati Simanjuntak dan Perwakilan Pemerintah Daerah se daratan Sumba beserta Lembaga, Komunitas Pemerhati Perempuan se daratan Sumba serta 160 orang peserta dari Perwakilan 53 cabang GMKI se Indonesia dan tamu undangan lainnya. (***/MSC01)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *