Dosen Undana Berpeluang Ukir Prestasi di Anugerah Ilmuwan Terbaik 2025

Pendidikan332 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)–Para dosen dan peneliti Universitas Nusa Cendana (Undana) kini memiliki kesempatan emas untuk mengukir prestasi tertinggi di tingkat nasional melalui Anugerah Ilmuwan Terbaik Bidang Inovasi Sosial Humaniora 2025. Ajang prestisius yang digelar oleh Ditjen Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini menjadi wadah apresiasi bagi ilmuwan yang berhasil menciptakan inovasi dengan dampak sosial luas dan signifikan bagi kemajuan bangsa.

Tahun ini, Anugerah Ilmuwan Bidang Sosial Humaniora dibagi menjadi dua kategori, yakni Anugerah Ilmuwan Senior Terbaik dan Anugerah Ilmuwan Muda Terbaik. Total kuota nasional untuk kedua kategori ini sangat kompetitif, hanya mencapai 6 orang dari 140 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia. Pendaftaran calon penerima anugerah telah dibuka dan akan berlangsung singkat, dari 22 hingga 29 Oktober 2025, melalui laman resmi https://anugerah-ditjensaintek.kemdiktisaintek.go.id.

Baca Juga  Didukung Undana, Target KONI NTT Tembus 10 Besar PON Tidak Mustahil

Rekam Jejak Internasional Memperkuat Peluang Undana

Potensi dosen Undana untuk bersaing di kancah nasional terbilang kuat. Sebelumnya, dua peneliti Undana, Prof. Dr. Yantus Aristarkus B. Neolaka, S.Pd., M.Si. (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) dan Redi Kristian Pingak, S.Si., M.Sc., Ph.D. (cand.) (Fakultas Sains dan Teknik), berhasil masuk dalam daftar Top 2% Scientist Worldwide 2025 versi Stanford University dan Elsevier. Capaian internasional tersebut membuktikan bahwa Undana memiliki sumber daya manusia dengan kualitas riset yang diakui global, sekaligus memperkuat peluang dosennya untuk kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui inovasi sosial humaniora.

Melalui anugerah ini, Ditjen Saintek berkomitmen memperkuat peran ilmu sosial yang beretika, berkelanjutan, dan berdampak. Undana diharapkan dapat memanfaatkan ajang ini untuk menegaskan kiprahnya dalam menghasilkan karya inovatif yang memberi manfaat sosial luas dan memperkuat reputasi universitas.

Baca Juga  Sinergi Hebat Undana-Badan Intelijen Negara: Pastikan Aktivitas Akademik Berjalan Kondusif

Persyaratan dan Jadwal Kunci

Kategori Ilmuwan Senior diperuntukkan bagi dosen yang berusia minimal 45 tahun, sementara kategori Ilmuwan Muda ditujukan bagi yang berusia maksimal 45 tahun. Kriteria utama yang harus dipenuhi oleh kedua kategori adalah berpendidikan S2–S3, memiliki karya inovatif yang telah mendapat perlindungan kekayaan intelektual, dan yang terpenting, inovasi tersebut harus memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat, pemerintah, atau industri.

Proses seleksi akan berlangsung intensif, dimulai dengan nominasi dan seleksi internal PTN/LLDikti pada 16–22 Oktober 2025. Setelah pendaftaran ditutup, akan dilanjutkan dengan tahap verifikasi dan penilaian pada 7–16 November 2025, penetapan pemenang pada 17 November 2025, dan puncaknya, penyerahan anugerah pada 20 November 2025. Para dosen diimbau membaca Panduan dan Kriteria Penilaian secara lengkap di laman resmi sebelum mengisi formulir dengan jujur dan lengkap. (Ref/UNDANA/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan