Umat Kristiani di Indonesia dapat Ucapan Jumat Agung dari Presiden Jokowi, Ditanggapi Positif Akademisi Kupang

Nasional44 Dilihat

Jakarta (MEDIATOR)—Presiden RI, Joko Widodo, menunjukkan sikap kenegarawanannya dengan memberikan ucapan selamat memperingati Jumat Agung kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Ucapan ini diunggah di akun media sosialnya Presiden Joko Widodo ini, Jumat (29/3) tepat dimana seluruh umat Kristen sedang khusuk mengikuti ibadah memperingati wafatnya Yesus Kristus yaang diyakini rela disalib, bahkan mati, dan bangkit kembali saat Paskah hanya untuk menebus dosa umat-Nya.

Adapun lengkapnya ucapan ini yakni:

“Selamat memperingati Jumat Agung kepada seluruh umat Kristiani. Semoga dapat senantiasa meresapi makna besar dari pengorbanan Yesus Kristus, serta menjadikan nilai kasih yang tulus, pengampunan yang tak terhingga, juga kedamaian yang menenangkan jiwa, sebagai inspirasi hidup kebersamaan kita sebagai bangsa Indonesia.”

Tak hanya memberikan ucapan melalui kata-kata, melainkan Presiden juga menyertakan sebuah desain ucapan yang menggambarkan keindonesiaan. Dan bisa disimak di bagian lain  berita ini.

Baca Juga  15 Februari, Presiden Jokowi Berkunjung ke Kesetnana-TTS, Gubernur NTT: Kita Sangat Serius Urus Stunting

Adapun postingan ini langsung ditanggapi oleh jutaan masyarakat Indonesia. Mereka memberkan berbagai tanggapan positif, bahkan tak sedikit yang mendoakan agar Tuhan Yesus selalu menyertai kepemimpinan orang nomor satu di Indonesia ini hingga akhir masa jabatannya.

Seorang akademisi asal Kota Kupang, DR David Natun memberi apresiasi positif atas postingan tersebut.

“Saya sungguh terharu atas postingan beliau. Pak Joko Widodo sangat memahami kekristenan dan toleransinya sangat menginspirasi. Sangat Indonesia, dan baru di jaman beliau, nomenklatur nama hari raya yang sebelumnya menggunakan sebutan Isa Almasih menjadi Yesus Kristus. Seperti wafatnya Yesus Kristus, dulunya disebut wafatnya Isa Almasih. Beliau sangat terbuka memberi dukungan terhadap toleransi dan prinsip-prinsip dalam sebuah agama,”ungkap David Natun. (NET/KJR)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *