Program Air Bersih PLN di Atadei, Bawa PLN UIP Nusra Raih CSR dan PDB Awards 2026

Ekonomi983 Dilihat

MATARAM – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) meraih penghargaan kategori Silver Bidang Kesehatan dalam ajang CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2026 melalui program Garuda Air Timur (Gerakan Rakyat untuk Akses Air Bersih Desa Atadei menuju Timur yang Mandiri), Senin, 28 September 2026.

 

Penghargaan tersebut diberikan atas pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UIP Nusra dalam meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat di sekitar pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Program ini dinilai dalam bidang kesehatan, dengan akses air bersih sebagai salah satu kebutuhan dasar yang mendukung kualitas hidup dan sanitasi masyarakat.

 

Program Garuda Air Timur dikembangkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap air bersih sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan dan keberlanjutan fasilitas yang telah dibangun. Program ini menjadi bagian dari upaya PLN membangun manfaat sosial yang berjalan beriringan dengan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan.

Baca Juga  Setelah Atadei, PLN Peduli Dukung Pengembangan Rumah Ibadah di Mataloko

 

Program tersebut membawa perubahan terhadap akses air bersih masyarakat yang sebelumnya terbatas, dengan waktu tempuh menuju sumber air sekitar satu hingga tiga jam dan distribusi yang belum memadai. Melalui pemasangan pompa, pemasangan daya (Gardu) kapasitas sekitar 41.500 VA beserta jaringan distribusi dan titik layanan, air bersih kini lebih dekat dan stabil sehingga waktu, jarak, serta beban fisik masyarakat dalam memperoleh air berkurang. Kondisi tersebut turut mendukung kebutuhan rumah tangga dan sanitasi, menekan biaya untuk memperoleh air, serta memberikan lebih banyak waktu bagi masyarakat untuk kegiatan produktif, pendidikan, dan pengasuhan.

 

Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP Nusra, Bruly Victor Tarigan, mengatakan keikutsertaan PLN dalam ajang CSR dan PDB Awards juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap kualitas dan keberlanjutan program TJSL yang telah dijalankan.

Baca Juga  Persembahan Terbaik untuk HUT NTT, Hari Ini Bank NTT Kick Off Bank Devisa

 

“Keikutsertaan dalam ajang seperti CSR dan PDB Awards menjadi salah satu ruang evaluasi bagi kami. Program yang telah dijalankan dapat dinilai dari sisi perencanaan, implementasi, dampak, hingga keberlanjutannya. Hasil evaluasi tersebut menjadi masukan bagi PLN untuk terus meningkatkan kualitas program TJSL agar semakin tepat sasaran dan memberikan dampak yang terukur bagi masyarakat,” kata Bruly.

 

CSR dan PDB Awards 2026 diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bersama Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF). Ajang ini diikuti berbagai perusahaan, di antaranya PT PLN (Persero) beserta sejumlah unitnya, PT Adaro Indonesia, PT ANTAM Tbk, sejumlah entitas Pertamina, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Pama Persada Nusantara, PT Berau Coal, PT Arutmin Indonesia, PT Timah Tbk, dan Sinar Mas Land.

 

Penganugerahan turut dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto serta Ketua Umum ISSF Sudarmanto.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menyampaikan bahwa Program Garuda Air Timur merupakan salah satu inisiasi PLN dalam mendukung keberlanjutan pengembangan PLTP Atadei berkapasitas 2×5 megawatt (MW) yang saat ini berada pada tahap prakonstruksi.

Baca Juga  PLN UIP Nusra Dorong Kemandirian Desa Lifuleo, Bangun Ekosistem Pariwisata Pesisir
Sertifikat penghargaan Silver Bidang Kesehatan CSR dan PDB Awards 2026 yang diterima PT PLN (Persero) UIP Nusra melalui Program Garuda Air Timur.
Foto: PLN

“Program ini kami inisiasi agar masyarakat dapat merasakan manfaat sejak tahap awal pengembangan PLTP Atadei. Bagi PLN, pembangunan pembangkit harus berjalan beriringan dengan upaya membangun keberlanjutan sosial dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar proyek,” ujar Manurung.

 

Manurung juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lembata, pemerintah desa, mitra pelaksana, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan program hingga memperoleh penghargaan tersebut.

 

“Penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak. Kami berterima kasih kepada masyarakat, pemerintah daerah, pemerintah desa, mitra pelaksana, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung. Kolaborasi ini akan terus kami jaga agar pengembangan PLTP Atadei dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat,” tutup Manurung.[RLS/PLN/BOy)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan