Prabowo Subianto Bersuara Lantang, Dorong Generasi Muda Jadi Sosok Pantang Menyerah

Polkam94 Dilihat

MEDIATORKUPANG.COM, JAKARTA–Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto mendorong generasi muda Indonesia agar menjadi sosok yang pantang menyerah dalam menjalani kehidupan. “Kau mungkin kalah. Kalau kau kalah, jangan mengakui kau kalah. Anggap saja kemenangan yang tertunda. Kalau kau jatuh, itu biasa. Petarung kadang-kadang jatuh, kadang-kadang KO. Yang penting bukanlah jatuhnya, melainkan bagaimana kau berdiri kembali,”ujar Prabowo seperti dilansir ANTARA, Selasa.
Prabowo menegaskannya ketika menyampaikan orasi ilmiah bertema “Peran Indonesia Menghadapi Perubahan Dunia Global dalam Satu Dekade ke Depan” di hadapan wisudawan Universitas Pancasila, di Jakarta, Selasa. Lebih lanjut, dia mengatakan sikap pantang menyerah itu dapat pula diterapkan dalam perkuliahan.
Ia mencontohkan, apabila mengalami kegagalan dalam ujian, mahasiswa tidak perlu bersedih hati. Menurutnya, mahasiswa harus segera bangkit untuk memperbaiki kegagalannya tersebut.
“Kalau ujian kamu sekali tidak lulus, jangan menangis. Kalau kau menangis, tidak ada yang suka sama kamu. Belajar lagi supaya kau lulus. Jangan cari bocoran soal,”katanya.
Selain itu, ketua umum DPP Partai Gerindra ini juga menyampaikan kepada para wisudawan mengenai hal yang perlu dilakukan oleh seseorang apabila hendak mencapai keberhasilan.
Di antaranya,  adalah dengan rajin membaca dan terus mengasah kecerdasan. Prabowo menilai kecerdasan bukanlah warisan genetik dari orang tua pada anaknya. Dengan demikian, setiap anak harus berupaya sendiri untuk menjadi cerdas.
“Buku yang tebal jangan hanya dipajang. Asah kecerdasanmu. Jangan anggap bahwa kecerdasan itu dilahirkan. Jadi, kalau saya tidak cerdas, salah orang tua saya, no (bukan)! Kecerdasan bisa kau asah, asal ada will (kemauan). Selain itu, kamu juga harus disiplin,”ucap dia. Selanjutnya, dia memberikan contoh, yakni orangtuanya –Prof Soemitro  Djojohadikoesoemo– yang merupakan seorang mantan guru besar atau bergelar profesor. Ia mengatakan orangtuanya bisa mendapatkan gelar pendidikan itu karena menjalani hidup dengan bekerja keras. “Ia kerjakan apa yang diminta dan dituntut kepadanya, lalu berfikir positif, berpikir baik, dan pantang menyerah,”kata dia. (ANTARA/BOY)

Baca Juga  Ini Profil Ayodhia Kalake, Sosok Berprestasi dan Orang Kepercayaan Luhut Panjaitan

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *