Pemkot Kupang Launching Bakunase II Sebagai Kelurahan Kerukunan Umat Beragama

Metro1237 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)—Penjabat Walikota Kupang, George M Hadjoh, Sabtu (19/8) pagi bertempat di halaman gereja GMIT Alfa Omega Labat, melaunching Kelurahan Bakunase II sebagai Kelurahan Kerukunan Umat Beragama. George juga meresmikan dilaksanakannya Event Seni Budaya tingkat kelurahan setempat serta pencanangan gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih.

Hadir saat itu , Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, Dandim Kupang, Plh Kepala Kantor Kemenag Kota Kupang, Is Natonis, Ketua FKUP Kota Kupang Pdt Jack Latuperisa, Ketua Karang Taruna Kota Kupang, Stenly Boymau, Camat Kota Raja, Yanto Djalil, lurah setempat serta masih banyak undangan.

SAMBUTAN. Plh Kantor Kemenag Kota Kupang, Is Natonis, saat memberikan sambutan.
Foto: Mediatorkupang.com

Dalam sambutannya George Hadjoh menegaskan bahwa dia berharap agar di tahun mendatang semakin banyak kelurahan yang menjunjung tinggi keberagaman.

Baca Juga  Sestama Bappenas: Selamat untuk Kota Kupang, Progres Perencanaan Tertinggi se-Indonesia

“Sudah tiga kelurahan di tiga kecamatan dan semoga tiga lainnya segera menyusul sehingga nantinya merekalah yang akan menjadi pemicu, pendorong sehingga semakin banyak kelurahan di Kota Kupang yang menjunjung tinggi keberagaman ,”tegas George sembari meminta kepada semua pihak untuk membangun kerukunan dalam kebersamaan dan kerendahan hati.

Sementara Plh Kepala Kantor Kemenag Kota Kupang, Is Natonis dalam sambutannya menegaskan bahwa launching kelurahan kerukunan umat beragama diharapkan melahirkan gagasan-gagasan berlian dan original dalam upaya konkrit membangun program pemantapan serta pemeliharaan kerukunan dan kehidupan beragama yang merupakan progran Kementerian Agama dan pemerintah yang harus diimplementasikan.

Ketua FKUB Kota Kupang, Pdt Jack Latuperisa saat itu pun senada, bahwa pihaknya melihat, Kota Kupang sebagai sebuah rumah besar persaudaraan sehingga didesainlah mereka untuk melahirkan kampung kerukunan. “Harus semua agama berpikir bersama-sama dalam membangun Kota Kupang,”tegasnya menambahkan, hanya dengan kerukunan kita bisa membangun kota ini, menggagas hal yang baik dan hidup berdampingan dalam perbedaan. (KJR)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan