KUPANG – Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana (Undana), Hanna Vallerisa Juditha Babys atau yang akrab disapa Hanny Babys, mengukir prestasi gemilang setelah mendominasi podium dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Adventure Off-road 2026 . Di usianya yang masih sangat muda, mahasiswi semester tiga ini mengharumkan nama almamater di kancah otomotif ekstrem nasional.
Keberhasilan dalam kompetisi otomotif ekstrem ini dibuktikan Hanny dengan memborong deretan trofi dari dua putaran kejuaraan yang berlangsung di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pencapaian luar biasa tersebut sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kaum perempuan mampu bersaing dan berprestasi di bidang yang selama ini didominasi oleh laki-laki.
Ketertarikan Hanny pada dunia off-road bermula sejak masa sekolah dasar karena sering diajak sang ayah mengikuti kegiatan adventure di berbagai medan menantang. Beranjak remaja, ia mulai terbiasa membawa mobil sendiri hingga akhirnya memberanikan diri untuk terjun langsung ke dalam dunia balap profesional.

Foto: Dok
Langkah awal debut kompetisinya dimulai pada tahun 2020 di Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), di mana ia langsung dinobatkan sebagai pembalap termuda. Meskipun sempat merasakan keraguan di awal, dukungan penuh dari keluarga berhasil memantapkan langkahnya untuk tampil percaya diri di lintasan.
Perjalanan kariernya tidak hanya berhenti di tingkat regional, melainkan sempat merambah ke negara tetangga, Timor Leste, untuk menghadapi persaingan internasional. Di sana, ia berhasil mengatasi berbagai kendala teknis kendaraan dan membuktikan ketangguhan mentalnya di hadapan para peserta lainnya.
Dominasi Podium di Berbagai Seri Kejuaraan Nasional
Puncak prestasi nasionalnya berkilau cemerlang di Pasuruan, Jawa Timur, dengan menyabet Juara 4 Kelas G2, Juara 4 Kelas Beregu, Juara 3 Kelas U23, dan Juara 1 Kelas Wanita. Performa impresif tersebut menunjukkan kapasitas dan kematangannya sebagai atlet off-road muda berbakat dari Nusa Tenggara Timur.
Gelombang kemenangan itu berlanjut pada seri keempat di Tegal, Jawa Tengah, di mana ia kembali sukses mempertahankan posisinya sebagai Juara 1 Kelas Wanita. Konsistensi perolehan poin ini semakin mengukuhkan dominasinya di papan atas klasemen kejuaraan nasional.
Di balik gemerlap prestasi dan tumpukan piala di rumahnya, Hanny mengakui bahwa tantangan terbesar yang dihadapi berkaitan dengan pembiayaan, logistik kendaraan, serta pencarian sponsor. Perjuangan keras bersama tim dan keluarganya menjadi fondasi utama agar setiap mobil balap bisa diberangkatkan ke arena perlombaan.
Mengenai motivasi terbesarnya di arena balap, Hanny mengungkapkan rasa hormat kepada sang ayah dengan penuh ketegasan. “Kalau demi bapak, iya… karena bapak support dari awal jadi harus ada pembuktian,” ungkapnya mengenai dorongan kuat di balik semangat juangnya.
Dukungan Kampus dan Tatap Seri Selanjutnya
Mengapresiasi pelayanan birokrasi kampusnya yang sangat komunikatif, Hanny menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada pihak universitas. “Untuk Undana, terima kasih banyak juga karena sudah memberikan izin, dan yang paling terima kasih karena surat izinnya tersampaikan di tiap dosen sehingga tidak ada lagi yang mau pertanyakan di mana Hany, tapi semuanya sudah tersistem dengan sangat baik,” ujarnya.

Foto :Dokumentasi Hanny & Fandy Leo Kana
Menatap seri berikutnya di Sukabumi, Jawa Barat, Srikandi Undana ini memasang target tinggi untuk menembus lima besar klasemen umum nasional. Persiapan fisik, mental, serta koordinasi tim terus dimatangkan demi membawa pulang hasil terbaik bagi daerah.
Prestasi gemilang Hanny Babys membuktikan bahwa kerja keras, dukungan keluarga, serta kemudahan institusi mampu mengantarkan mahasiswa meraih mimpi tertinggi. Perjalanan inspiratif ini sekaligus mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur dan menunjukkan bahwa perempuan hebat lahir dari ketekunan tanpa batas. (Iyl/RLS/UNDANA)








