SALATIGA–Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Vokal Grup (VG) Lentera Kasih UKSW berhasil meraih Juara 1 Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) XVIII Provinsi Jawa Tengah 2026 Tangkai Lomba Vokal Grup yang digelar di Balairung UKSW, Kamis dan Jumat (9 & 10/07/2026).
Pada babak final yang berlangsung Jumat (10/07), Lentera Kasih memukau dewan juri melalui penampilan dua lagu, Pemuda dan Kicir-Kicir, hingga akhirnya dinobatkan sebagai juara pertama. Hasil ini sekaligus mengantarkan Lentera Kasih mewakili Provinsi Jawa Tengah pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) XVIII Tahun 2026 yang akan diselenggarakan pada 8–12 September 2026 di Universitas Jember (UNEJ), Jawa Timur.
Salah satu anggota Lentera Kasih, Gloria Clara Fangohoy, mengaku tidak menyangka timnya mampu meraih gelar juara pertama.
“Nggak expect, nggak nyangka bisa dapat Juara 1. Tentunya senang dan bersyukur. Kami tidak menyangka karena ini adalah tim baru yang baru terbentuk sekitar satu bulan lebih. Senang sekali bisa mewakili Jawa Tengah di tingkat nasional dan kami akan memberikan yang terbaik di PEKSIMINAS nanti,” ungkapnya usai pengumuman pemenang.
Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami yang juga menghadiri pengumuman semalam menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Lentera Kasih sekaligus menegaskan komitmen universitas dalam mendukung pengembangan talenta mahasiswa.
“Kami bangga atas prestasi yang diraih mahasiswa UKSW. Universitas akan mendukung persiapan mereka menuju PEKSIMINAS dengan memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan. Kami juga terus mendorong seluruh mahasiswa untuk berani berprestasi dan mengembangkan talenta, karena UKSW menghargai setiap talenta unggul yang dimiliki mahasiswa,” tuturnya.

FOTO UKSW
Ajang Seleksi Talenta Seni Terbaik Jawa Tengah
Selain mengantarkan Lentera Kasih sebagai juara pertama, ajang ini juga menghasilkan deretan vokal grup terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah. Juara kedua diraih PSM Grandio Sonora Tidar dari Universitas Tidar, disusul Divina Etnika ISI Surakarta dari Institut Seni Indonesia Surakarta sebagai juara ketiga. Sementara itu, Juara Harapan 1 diraih VG Universitas Sebelas Maret, Harapan 2 diraih VG Universitas Jenderal Soedirman, dan Harapan 3 diraih PARAMABIRA BINUS Semarang.
Sebanyak 17 perguruan tinggi dari berbagai wilayah di Jawa Tengah mengikuti tangkai lomba vokal grup pada PEKSIMIDA XVIII Tahun 2026, dengan total sekitar 170 mahasiswa yang berpartisipasi. Kompetisi dinilai oleh dewan juri yang terdiri atas Profesor Tjut Nyak Deviana Daudsyah, Dr. Tony Mumbot, dan Purwacaraka.
Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI), Profesor Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UKSW sebagai tuan rumah penyelenggara tangkai lomba vokal grup.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UKSW yang telah menjadi tuan rumah. Terima kasih juga kepada para dewan juri yang telah memilih penampilan terbaik dari Jawa Tengah. Harapan kami, wakil Jawa Tengah tahun ini mampu meraih prestasi terbaik di tingkat nasional,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan PEKSIMIDA bukan sekadar kompetisi, tetapi sebagai ruang membangun persahabatan antar mahasiswa.
“PEKSIMIDA bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga panggung persahabatan. Persaingan tahun ini sangat ketat dan menunjukkan bahwa talenta seni mahasiswa Jawa Tengah sangat luar biasa,” tambahnya.
PEKSIMIDA XVIII Tahun 2026 merupakan kompetisi seni dan budaya mahasiswa tingkat provinsi yang diselenggarakan setiap dua tahun oleh Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI). Kegiatan ini menjadi ajang seleksi bagi mahasiswa terbaik untuk mewakili masing-masing provinsi pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS).
Keberhasilan Lentera Kasih meraih Juara 1 menjadi bukti komitmen UKSW dalam mendukung pengembangan talenta mahasiswa, sekaligus memperkuat kiprah Creative Minority yang terus menghadirkan prestasi dan mengharumkan nama universitas di tingkat regional maupun nasional. Hal ini juga menunjukkan komitmen UKSW dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya SDGs No 4, yaitu pendidikan berkualitas dan mendukung program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Berdampak yang selaras dengan ASTA CITA 4 yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 65 program studi di jenjang D3 hingga S3 dengan 36 prodi terakreditasi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. (RLS/UKSW/BOY)






