GAMKI NTT dan Sinode GMIT Ajak Warga Hijaukan NTT Lewat Gerakan “Tanam Air, Tanam Pohon, Tanam Harapan”

Metro327 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar dialog publik di Studio RRI Pro 4 Kupang dengan tema “Tanam Air, Tanam Pohon, Tanam Harapan – Bersama Sinode GMIT dan GAMKI Hijaukan NTT.” Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (21/11/2025) dan menjadi momentum kolaborasi lintas lembaga untuk mendorong aksi nyata penyelamatan lingkungan di NTT. Dialog tersebut menghadirkan tiga narasumber, yaitu Ketua DPD GAMKI NTT Winston Rondo, Ahli Pertanian Lahan Kering Ir. Zet Malelak, dan Bendahara Sinode GMIT Yefta Sanam.

Dalam kesempatan itu, Bendahara Sinode GMIT Yefta Sanam menekankan pentingnya gerakan menanam pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap bumi dan generasi mendatang.

“Kami mengajak warga GMIT dan masyarakat NTT untuk menanam pohon. Selain untuk kelestarian bumi yang kita tempati saat ini, manfaatnya akan dirasakan sampai generasi yang akan datang. Ini adalah ucapan syukur kita dalam merawat bumi yang kita cintai,” ujarnya.

Ahli Pertanian: Tanaman Umur Panjang Penting untuk Simpan Air

Sementara itu, Ahli Pertanian Lahan Kering Ir. Zet Malelak menjelaskan bahwa penanaman tanaman umur panjang sangat mendesak dilakukan, terutama karena kondisi hutan di NTT yang semakin memprihatinkan.

“Menanam tanaman umur panjang sangat penting, selain menyimpan air dalam batang pohon sebagai cadangan. Hutan kita di NTT tinggal sekitar 15 persen, sehingga perlu dilakukan penanaman tanaman umur panjang yang produktif,” ungkapnya.

Baca Juga  Mulia, Cara GAMKI Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Tanam Anakan Pinang Bonak, Tuai Apresiasi

Winston Rondo: Merawat Bumi Adalah Ibadah dan Bukti Cinta pada NTT

Ketua DPD GAMKI NTT Winston Rondo menegaskan bahwa gerakan Tanam Air dan Tanam Pohon bukan hanya program lingkungan, tetapi merupakan bentuk komitmen moral dan iman.

“Ini bukan sekadar program lingkungan. Ini adalah pernyataan iman bahwa merawat bumi adalah ibadah. Ini juga pernyataan cinta kita kepada Flobamora bahwa kita tidak rela tanah leluhur menjadi gersang. Ini janji kita kepada anak-cucu bahwa mereka akan mewarisi NTT yang hijau, bukan NTT yang tandus,” tegasnya.

Aksi Tanam Raya Serentak 29 November 2025

Winston juga mengumumkan bahwa puncak kegiatan Tanam Air dan Tanam Pohon akan digelar serentak pada 29 November 2025 oleh DPC GAMKI di 13 kabupaten/kota se-NTT. DPD GAMKI NTT sendiri akan memusatkan aksi tanam raya di Jemaat GMIT Nisbaath, Klasis Amabi Oefeto Timur.

Baca Juga  Sukseskan Konas Kaum Bapak GMIT, Bank NTT Bantu Dana dan Kerahkan UMKM untuk Expo

“Kami akan menanam 10.000 bibit pohon Asam Jawa Timor dalam satu hari sebagai wujud komitmen bersama,” jelasnya.

Melalui gerakan ini, GAMKI dan Sinode GMIT berharap kolaborasi lintas komunitas dapat menjadi langkah konkret dalam menghijaukan kembali NTT, merawat bumi, dan memastikan generasi mendatang mewarisi alam yang lebih lestari. (RLS/GAMKI/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan