Estafet Kepemimpinan PLN UIP Nusra Berganti dari Rizki Aftarianto ke RDW Manurung

Ekonomi341 Dilihat

MATARAM– PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melaksanakan pisah sambut General Manager dari Rizki Aftarianto kepada RDW Manurung. Rizki Aftarianto selanjutnya mendapat amanah sebagai General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara, sementara RDW Manurung sebelumnya menjabat sebagai Vice President Administrasi Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara pada Direktorat Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero) Kantor Pusat.

Rizki Aftarianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan PLN, pemerintah daerah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan atas sinergi yang telah terjalin selama dirinya bertugas di UIP Nusra. “Terima kasih atas dukungan dan kolaborasi yang telah diberikan selama ini. Saya meyakini semangat kebersamaan, gotong royong, dan dedikasi yang telah dibangun bersama akan terus menjadi kekuatan PLN UIP Nusra dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan,” ujarnya.

RDW Manurung menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program dan proyek strategis yang tengah berjalan di wilayah Nusa Tenggara. “Semangat Pancasila harus diwujudkan melalui kerja nyata. Bersama seluruh insan PLN UIP Nusra, kami siap melanjutkan dan mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menghadirkan energi yang andal bagi Nusa Tenggara,” kata RDW Manurung.

Sebagai wujud komitmen untuk memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Nusa Tenggara, RDW Manurung bersama jajaran manajemen PLN UIP Nusra langsung melakukan kunjungan lapangan ke proyek pembangunan SUTT 150 kV Mataram–Mantang usai acara pisah sambut. Kunjungan tersebut menjadi langkah awal kepemimpinan baru dalam mengawal percepatan proyek strategis PLN yang diharapkan mampu memperkuat sistem kelistrikan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Nusa Tenggara. (RLS/PLN/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan