Dr. Rolland E. Fanggidae Terpilih Pimpin FEB Undana 2026–2030

Pendidikan201 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)– Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi memulai babak baru kepemimpinan. Dalam Rapat Senat yang berlangsung demokratis di Gedung FEB Undana pada Selasa (13/1/2026), Dr. Rolland E. Fanggidae, S.Si., M.M., terpilih sebagai Dekan FEB Undana untuk masa jabatan periode 2026–2030.

Dr. Rolland berhasil meraih dukungan mayoritas dengan perolehan tujuh suara dari total sembilan suara sah. Proses pemungutan suara ini melibatkan lima anggota Senat FEB serta empat suara delegasi Rektor yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. drh. Annytha I R Detha, M.Si. Sementara itu, kandidat lainnya, Dr. Apriana H. J. Fanggidae, S.E., M.Si., memperoleh dua suara, dan Dr. I Komang Arthana, S.E., M.Si., tidak memperoleh suara.

Keterpilihan Dr. Rolland membawa angin segar bagi akselerasi visi FEB Undana. Ia mengusung visi ambisius: “FEB Unggul, Berorientasi Global, dan Berdampak Lokal Sebagai Penggerak Inovasi Serta Kemandirian Ekonomi Berbasis Lahan Kering Kepulauan pada 2030”.

“Kepercayaan ini adalah amanah besar. Fokus awal saya adalah konsolidasi internal untuk menyatukan kekuatan seluruh elemen fakultas. Kita akan mempertahankan capaian positif yang sudah ada dan mengembangkannya agar FEB memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur,” tegas Dr. Rolland usai penghitungan suara.

Prioritas Strategis: Kewirausahaan dan Adaptasi Industri

Dalam narasinya, Dr. Rolland memaparkan beberapa poin krusial yang akan menjadi prioritas selama empat tahun ke depan:

Baca Juga  Berikut Panduan Penerimaan Mahasiswa Baru Undana: Siapkan 7.234 Kursi, 48 Program Studi Status Akreditasi 

Kurikulum Adaptif: Penyesuaian materi ajar yang lebih relevan dengan kebutuhan industri masa kini.

Otonomi Program Studi: Memperkuat prodi sebagai ujung tombak kemajuan fakultas melalui tata kelola profesional (Good Governance).

Inkubator Bisnis: Revitalisasi pusat kewirausahaan untuk mendukung visi Undana sebagai Entrepreneur University.

Riset Berdampak: Mendorong penelitian yang mampu menjadi problem solver bagi persoalan ekonomi daerah.

Dr. Rolland menekankan bahwa FEB harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan rekomendasi kebijakan ekonomi berbasis data dan riset. Dengan kepemimpinan baru ini, FEB Undana diharapkan tidak hanya menjadi pusat keunggulan akademik, tetapi juga menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah lahan kering kepulauan.

Baca Juga  Sambutan Perdana Prof Jefri: Tidak Ada Lagi Kubu-kubuan (di Undana), Semua Sudah Selesai

Penetapan ini disambut hangat oleh sivitas akademika yang berharap FEB Undana semakin kompetitif di panggung internasional namun tetap membumi dalam menyelesaikan isu-isu ekonomi lokal di NTT. (Audc/rls/undana/boy)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan