SALATIGA-Paduan suara mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Voice of Satya Wacana Christian University (SWCU), berhasil meraih Juara 3 dengan predikat Gold Medal dalam Pesta Paduan Suara Gerejawi Mahasiswa Nasional (PESPARAMA) 2026. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (BELMAWA) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ini berlangsung pada 21–23 Oktober 2026 di Universitas Tarumanagara, Jakarta.
Prestasi ini semakin mempertegas konsistensi Voice of SWCU dalam mengikuti ajang paduan suara mahasiswa tingkat nasional. UKSW tercatat sebagai satu-satunya perguruan tinggi swasta (PTS) di Jawa Tengah yang secara konsisten berpartisipasi dalam PESPARAMA, kompetisi dua tahunan yang mempertemukan kelompok paduan suara mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
PESPARAMA Nasional 2026 diikuti oleh 25 tim paduan suara dengan total sekitar 1.150 mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia. Di tengah persaingan tersebut, Voice of SWCU berhasil menunjukkan kualitas musikal dan kerja sama tim melalui penampilan yang mengantarkan mereka meraih Juara 3 dengan predikat Gold Medal.
Manajer Voice of SWCU, Juanita Theresia Adimurti, S.Sn., M.Pd., yang diwawancarai secara online, Minggu (25/20/2026) malam menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus mengembangkan kemampuan, tanpa melupakan pentingnya kerendahan hati dan kemauan untuk belajar.

Foto: UKSW
“Bersyukur kepada Tuhan karena kami masih diberi kepercayaan untuk mendapat prestasi. Harapannya, anggota Voice of SWCU tetap rendah hati dan terus, terus, dan terus mau berproses dan belajar dalam berpaduan suara. Kejuaraan bukan titik akhir untuk berhenti belajar dan mendapatkan pengalaman,” ungkap Juanita Theresia Adimurti yang juga Dosen Program Studi Seni Musik UKSW.
Dalam kompetisi tersebut, Voice of SWCU membawakan dua lagu dengan karakter musikal yang berbeda, yakni Magnificat karya Giovanni Pierluigi da Palestrina dan Joshua Fought the Battle of Jericho karya Rathbone. Sebanyak 40 mahasiswa program sarjana (S1) tampil sebagai penyanyi dengan didampingi seorang dirigen.
Perjalanan Voice of SWCU menuju babak final diawali dengan seleksi tahap pertama melalui pengiriman rekaman video pada 31 Agustus 2026. Selanjutnya, pada 14 September 2026, Voice of SWCU dinyatakan lolos ke babak final bersama 24 perguruan tinggi lainnya dari seluruh Indonesia.
Persiapan menghadapi PESPARAMA 2026 berlangsung selama kurang lebih dua bulan, bersamaan dengan persiapan untuk mengikuti kompetisi paduan suara sebelumnya, Penabur International Choir Festival (PICF) 2026. Dalam waktu tersebut, para anggota menjalani proses latihan untuk mematangkan kedua repertoar, membangun kekompakan, serta menjaga kualitas musikal dalam penampilan kompetisi.
Prestasi Juara 3 dengan predikat Gold Medal ini diharapkan menjadi penyemangat bagi Voice of SWCU untuk terus bertumbuh dan berkarya. Sejalan dengan semangat UKSW dalam mengembangkan talenta mahasiswa, pencapaian ini menjadi pengingat bahwa prestasi bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan bagian dari proses untuk terus belajar, berproses, dan memberikan yang terbaik melalui seni.
Prestasi ini menunjukkan bahwa UKSW berkomitmen mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs ke-4 yaitu pendidikan berkualitas serta SDGs ke-17 yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan. Prestasi ini juga sejalan dengan ASTA CITA ke-4 yaitu penguatan sumber daya manusia, pendidikan, serta peran pemuda.
Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 65 program studi di jenjang D3 hingga S3, dengan 36 Prodi Unggul dan A. Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah. Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. (RLS/UKSW/BOY)






