“Ing Ngarso Sung Tulada”

Nasional1574 Dilihat

Prinsip ini diciptakan oleh Ki Hajar Dewantara. Ki Hajar Dewantara adalah orang Indonesia kedua sepanjang sejarah Republik Indonesia yang diberikan gelar pahlawan nasional oleh Presiden RI.

Ing Ngarsa Sung Tulada adalah prinsip kepemimpinan yang saya coba untuk teladani dari saat saya mengabdi sebagai prajurit sampai dengan sekarang di keseharian saya sebagai seorang pejuang politik dan abdi negara.

Arti dari ing ngarsa adalah di depan/di muka, sun berasal dari kata ingsun artinya saya, tulada berarti teladan. Saya harus menjadi seorang pemimpin yang mampu memberikan suri tauladan bagi orang-orang di sekitar saya.

Kita harus ingat, jadi pejabat itu tidak otomatis jadi pemimpin. Seorang pemimpin harus memberi contoh. Harus ing ngarsa sung tulada, di depan memberi contoh. Bukan ing ngarsa entek-enteke.

Baca Juga  Tabungan SIMPEL, Sebuah Bukti Cinta Bank NTT Oelamasi Terhadap Nono si Jenius

Pemimpin harus menyumbang sesuatu yang baik. Pemimpin harus menyumbang politik yang bersih, politik yang menegakkan kebenaran dan keadilan. Jika orang lain belum bisa, kita harus bisa.

Di tentara, di politik, dan di dunia usaha, ing ngarsa sung tulada adalah prinsip kepemimpinan yang sangat penting. Jika kita diberikan kesempatan untuk menempati jabatan strategis, diberikan amanah strategis, kita harus berikan suri teladan bagi orang-orang di sekitar kita.

Pemimpin harus andal, harus bisa memberi kebaikan. Harus bisa memberi jalan keluar. Di tentara dulu saya belajar seorang pemimpin harus bisa memberi solusi, bisa memberi jalan keluar dari kesulitan, dan harus bisa beri contoh. Ing ngarsa sung tulada, memberi contoh.

Baca Juga  Wali Kota Tandatangani Berita Acara Serah Terima SPAM Kali Dendeng dan RISHA

Saya selalu cerita di mana-mana, dulu di tentara ada istilah, kamu kalau jadi pemimpin, jadi komandan, jangan jadi pemimpin JARKONI. JARKONI itu singkatan dari bahasa Jawa, iso ngajar ora iso ngelakoni, bisa mengajar tapi tidak bisa melaksanakan. Komandan JARKONI, iso ngajar ora iso ngelakoni. (Prabowo Subianto)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

News Feed