UKSW Latih Guru SD Kembangkan Media Pembelajaran Matematika Berbasis AI

INFO UKSW659 Dilihat

SALATIGA–Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) melalui mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menggelar pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mengembangkan media pembelajaran matematika interaktif bagi guru SD Kristen Satya Wacana. Melalui kegiatan Proyek Kepemimpinan ini, sebanyak 16 media pembelajaran berhasil dikembangkan dan 15 di antaranya telah dapat diakses secara daring.

Pelatihan yang  berlangsung dalam dua pertemuan ini dirancang oleh sepuluh mahasiswa PPG di bawah bimbingan Yessica Nataliani, S.Si., M.Kom., Ph.D., dengan Awang Haris Prasetyo Adhi, S.Pd. sebagai ketua pelaksana, belum lama ini.

Pelatihan ini berangkat dari kebutuhan guru sekolah dasar untuk menghadirkan media pembelajaran matematika yang konkret dan menarik. Keterbatasan waktu dan kemampuan desain kerap menjadi tantangan dalam menyiapkan media, terutama untuk membantu peserta didik memahami konsep seperti pecahan dan bangun ruang.

Baca Juga  Mengajar SDGs, Mengenalkan Indonesia: Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW di Slovakia

Melalui pelatihan ini, guru berpraktik mengembangkan media menggunakan AI, mulai dari menyusun instruksi (prompt) hingga mempublikasikan hasilnya melalui GitHub agar dapat diakses peserta didik. Dalam kegiatan ini, mahasiswa PPG bertindak sebagai fasilitator yang memberikan contoh dan pendampingan. Para guru juga dibekali pemahaman untuk memeriksa ketepatan materi dan fungsi media sebelum digunakan dalam pembelajaran.

“Kami ingin guru tidak hanya mengenal AI, tetapi benar-benar merasakan prosesnya, mulai dari menyusun prompt sampai media itu bisa diakses peserta didik. Dengan begitu, media matematika yang konkret dan interaktif bisa dihadirkan tanpa harus terkendala waktu dan keahlian desain,” jelas Awang.

Hasil Pelatihan Tunjukkan Peningkatan Kemampuan Guru

Kegiatan ini diikuti oleh 16 peserta pada pertemuan pertama dan 15 peserta pada pertemuan kedua, melampaui target awal sebanyak 12 peserta. Berdasarkan pengamatan tim, sekitar 80% peserta mampu mengakses platform AI, menyusun prompt, dan mempraktekkan tahapan pembuatan media secara langsung.

Baca Juga  Upacara Hari Pramuka Ke-64 RI, Gerakan Pramuka UKSW Jadi Pilar Kekuatan Bangsa

Hasil angket sebelum dan sesudah pelatihan juga menunjukkan bahwa 90% responden yang datanya dapat dibandingkan mengalami peningkatan skor. Rata-rata skor meningkat dari 2,55 menjadi 3,30 pada skala 1–4. Sebagai tindak lanjut, mahasiswa PPG turut menyusun panduan optimalisasi AI agar guru dapat mengembangkan media pembelajaran secara mandiri.

Salah satu guru peserta, Yohana,  menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan alternatif untuk membuat media pembelajaran yang menarik tanpa terkendala waktu. “Lewat pelatihan ini kami jadi tahu bahwa dengan prompt yang tepat, AI dapat membantu membuat media matematika yang interaktif, dan hasilnya bisa langsung kami publikasikan agar siswa dapat mengaksesnya,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu kontribusi UKSW dalam mendorong inovasi pendidikan dan selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG-4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG ke-17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan. Melalui semangat Creative Minority, UKSW terus mendorong civitas academica untuk menghadirkan karya dan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga  UKSW Hasilkan Guru Besar ke-30, 17 Diantaranya di Tiga Tahun Kepemimpinan Rektor Intiyas

Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak tahun 1956 dan memiliki 15 fakultas dengan 65 program studi mulai jenjang Diploma hingga Doktor, serta 36 program studi terakreditasi Unggul dan A. Berlokasi di Salatiga, UKSW dikenal sebagai Kampus Indonesia Mini karena keberagaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui semangat Creative Minority, UKSW terus mendorong lahirnya lulusan yang mampu menjadi agen perubahan dan menghadirkan dampak positif bagi masyarakat. (RLS/UKSW/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan