Kupang (MEDIATOR)—Sekolah Tinggi Agama Kristen Kupang (STAK), Jumat (22/12) menggelar rapat senat terbuka yang pertama, dan di moment ini mereka mewisuda 34 orang wisudawan/ti . Pdt Erastus Sabdono, pendiri Jemaat Rehobot Ministry dan Sinode Gereja Suara Kebenaran Injil yang hadir sebagai orator malam itu berbicara banyak tentang kebenaran Injil dan implementasinya dalam kehidupan manusia.
Dalam seremoni yang berlangsung di Rote Room Harper Hotel Kupang itu, Ketua Yayasan Rehobot Jakarta, Vornelis AJ menyerahkan para wisudawan kepada Pdt Daud John Tafuli selaku pimpinan yayasan di Kupang.
Sementara Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Repulik Indonesia (Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI), Sudirman Manihuruk, MTh., dalam sambutannya memberi apresiasi kepada STAK Kupang yang taat terhadap regulasi.
“Apresiasi karena STAK Kupang telah melakukan ketaatan terhadap regulasi yang ada. Salah satu aturannya yakni PP No 12 Thn 2012. STAK Kupang ini telah melakukan semua regulasi yang ada sehingga bisa terakreditasi jurusan dan program studinya. Maka berbahagialah saudara para wisudawan karena data anda sudah ada di pangkalan data,”ungkapnya disambut tepukan tangan para undangan. Diakuinya saat ini ada sejumlah perguruan tinggi yang data mahasiswanya tidak terekam secara baik di pangkalan data. Karena itu dia menekankan bahwa kualitas sebuah perguruan tinggi jika sudah terakreditas
.”Inilah yang membuat saya bangga hadir di wisuda STAK Kupang ini. Karena saya yakin 34 orang ini namanya ada terdaftar di pangkalan data,”tegasnya lagi.
Sementara Pj Gubernur NTT dalam sambutannya yang dibacakan Kadis P dan K NTT, Linus Lusi, menyentil kepedulian seorang Johny Killapong pada kualitas pendidikan di NTT. Karena menurutnya, Pdt Johny bukan hanya sekadar melayani Tuhan di atas mimbar, melainkan dalam kesehariannya, sudah memberi kontribusi nyata bagi kemajuan NTT dan inilah mimbar yang sebenarnya, yakni di masyarakat.

Foto: Mediatorkupang.com
“Pdt Johny ini pendeta yang sangat langka di NTT. Beliau sudah banyak berkontribusi bagi bangsa ini, terutama di NTT, sehingga Pak Penjabat menelfon kami, harus hadir karena yang begini ini harus terus disupport. Dengan hadir dan menyaksikan, saya yakin, STAK Kupang kedepan akan bertambah besar dan menjadi berkat bagi bangsa,”tegas Linus.
Apalagi, di STAK Kupang, hampir 90-an persen mahasiswa diberi beasiswa baik itu uang kuliah maupun asrama. Dan semuanya ditanggung oleh Yayasan Rehobot, yang dipimpin oleh Pdt Eratus Sabdono.
“Kampus ini tidak sekedar mendidik mahasiswa secara nalar akademik tapi karakter takut akan Tuhan. Itulah panglima tertinggi dari kehidupan. Kami beri apresiasi yang tinggi karena STAK ini mampu memberi harapan yang besar kepada orang tua dan siswa. Karena mereka difasilitasi beasiswa yang besar dan sangat membantu,”ujarnya. (KJR)






