SIAP-SIAP…Juri Lomba Kebersihan Cari 10 Kelurahan Terbaik Kota Kupang

Metro733 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)–Tujuh orang juri lomba kebersihan antar kelurahan di Kota Kupang saat ini sedang melakukan uji petik di 51 kelurahan. Terbagi dalam dua tim, juri yang dipimpin Prof Dr. I Gusti Made Ngurah Budiana, S.Si., M.Si ini melihat dari dekat kondisi sesungguhnya di lapangan. Dari penilaian ini, mereka akan memberikan skor dan memilih 10 kelurahan terbaik.

“Lomba kebersihan ini diikuti oleh 51 kelurahan di Kota Kupang dan juri yang terdiri dari tujuh orang masing-masing akademisi, praktisi bidang persampahan serta media akan melakukan uji petik di lapangan dalam dua tahap. Tahap pertama berkunjung ke seluruh kelurahan untuk mencari 10 besar. Setelah itu kita turun lagi untuk menyaring siapa pemenangnya,”tegas Prof Gusti, akademisi Undana ini.

Ditemui di kantor DPMPTSP Kota Kupang, sebagai sekretariat panitia dan juri, Prof Gusti menjelaskan, penilaian tahap kedua untuk memilih juara utama dan harapan dalam kompetisi yang digelar Pemkot Kupang ini.

“Penilaian kedua untuk memastikan bahwa kelurahan-kelurahan ini stabil dalam mengelola kebersihan lingkungan,”ujar Prof Gusti yang didampingi Dion D.B Putra sebagai juri dan Fredyanto Hawai, S.Kom
(Penata Layanan Operasional pada kantor perijinan satu pintu) sebagai pendamping juri.

Lebih jauh guru besar Undana ini merinci, aspek-aspek yang dinilai, meliputi kantor kelurahan, sejauh mana kelurahan melakukan sosialisasi terhadap road map penanganan sampah yang dicanangkan oleh walikota Kupang belum lama ini. Dan ini dibuktikan dengan bukti-bukti visual. Menjadi tantangan bagi kontestan untuk menghadirkan inovasi/terobosan dalam menangani masalah sampah.

Baca Juga  Walikota Support Festival Robotik Pertama di Kupang
Tim juri dan media ini sesaat sebelum penjurian.

“Misalnya mereka menghadirkan bank sampah secara mandiri di rumah, ada pemilahan sampah mulai dari rumah. Atau bank sampah insiatif sendiri dan inovasi lainnya,”jelasnya.

Saat ini tim juri sedang mengunjungi kelurahan, melakukan penilaian tidak saja di kantor kelurahan melainkan wilayahnya. Dan wilayah yang dinilai adalah 10 persen dari total seluruh wilayah.

Tujuh juri yang melakukan penilaian masing-masing Prof Gusti, Prof Dr. Ir. Apris Adu S.Pt., M.Kes, Dr Eufrasia Reneilda Arianti Langur, M.Si., Meilsi Mansula, ST., MUEP., Juliani F. Talan, S.Km., Dion D.B Putra., Meksy S. Pingak, SKM., MPH.

Kompetisi kelurahan terbersih ini merupakan salah satu komiten walikota dr Christian Widodo dan wakilnya Serena Francis dalam upaya mewujudkan kota yang bersih dan lingkungan yang sehat. (BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan