Riset Berdampak Undana di Rote Ndao Fokus Pada Stunting dan Kemiskinan

Pendidikan437 Dilihat

Ba’a (MEDIATOR)—Sudah menjadi komitmen Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan  di Provinsi NTT. Ini dibuktikan dengan dianggarkannya dana Rp 1 miliar untuk kabupaten-kabupaten pilihan untuk dilakukannya riset berdampak. Satu diantaranya adalah Kabupaten Rote Ndao.

Untuk memastikan program ini segera berjalan dan risetnya benar-benar fokus pada masalah yang menjadi pergumulan di Kabupaten Rote Ndao, maka tim dari Undana, Selasa (10/3/2026) pagi bertemu dengan Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk di ruang kerjanya.

Tim Undana yang terdiri dari Prof DR Yantus Neolaka, S.Pd, M.Si., Ir. Markus Sinlae, M.Sc., Ag (Koorpus KKN) dan Ober Fallo, SH (admin LP2M) ini diterima bupati di ruang kerjanya. Saat itu bupati didampingi sejumlah pimpinan SKPD setempat. Sebelumnya, tim dari Undana ini bertemu dengan Kabid Litbang Baperinda, Nasarillah yang kemudian memfasilitasi mereka audiens dengan bupati.

Baca Juga  Undana Tuan Rumah FKJKI dan Kongres HKI 2026: Kolaborasi Menuju Akreditasi Internasional Prodi Kimia

“Benar, kami sementara melaksanakan program dari universitas di Rote Nao dan kami sudah bertemu Pak Bupati untuk sekaligus untuk mendapatkan arahan dari beliau tentang program mana yang menjadi prioritas pembangunan di Rote Ndao. Dengan diketahuinya program tersebut maka akan menjadi konsentrasi dari para peneliti  sehingga dengan biaya itu kita bisa hasilkan hasil penelitian yang berdampak,”tegas Markus Sinlae kepada Mediatorkupang, siang ini dari Ba’a.

Dia merinci, berdasarkan hasil diskusi dengan Baperinda dan dilanjutkan dengan bupati, maka pihaknya sudah mendapatkan gambaran tentang apa yang harus dilakukan Undana kedepan. Apalagi mereka sangat dimudahkan dalam tugas-tugas kedepan.

“Pak bupati sangat responsif, senang dengan kerjasama tersebut serta sangat membutuhkan intervensi program berbasis kajian. Beliau juga respek dengan kerjasama ini dan berjanji kerjasama ini akan terus berjalan selama masa kepemimpinan beliau,”ujarnya.

Baca Juga  Politeknik Negeri Kupang Gelar PPM, Warga Oesapa Barat Dilatih Teknik Pengemasan Produk UMKM

Ada dua isu utama yang menjadi pergumulan Pemkab Rote Ndao di tahun 2026 ini yakni stunting dan kemiskinan.

“Ada dua isu yang mencuat saat diskusi, yakni maslaah stunting dan kemiskinan. Kedua isu ini yang menjadi prioritas untuk dikerjakan di tahun ini. Ini yang menjadi prioritas dalam Pemda Rote Ndao, apalagi Pak Bupati juga ingin mengetahui data yang pasti sehingga bisa menyusun program berbasis data,”ujarnya menambahkan masih ada pertemuan lagi.

Dengan diketahuinya dua isu itu maka Undana segera melaksanakan beberapa tahapan seperti menyiapkan segala yang dibutuhkan untuk dilakukan riset yang berdampak. Salah satunya adalah sekarang sementara dilaksanakannya perekrutan mahasiswa KKN, sehingga kedepan akan ada penepatan mahasiswa KKN di lokasi pelaksanaan program.

Baca Juga  Wisuda Periode II Undana Digelar Akhir Juni 2026

“Merekalah yang akan melakukan pengawalan dalam program karena mereka diterjunkan ke desa-desa yang menjadi lokus kegiatan kita ini,”pungkas Markus Sinlae. (BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan