Menu

Mode Gelap
Peneliti: Prabowo Telah Buktikan Kinerja dan Kesetiaan Pada Presiden Harusnya Di Bali, Ternyata B20 Chairwoman Beber Peran Besar Bobby Lianto Perjuangkan Labuan Bajo Pimpinan KPK Sangat Sedih, Harus Tangkap Hakim Agung PLN Miliki Holding Subholding, Strategi Jitu Sambut Masa Depan Kerja Keras KADIN NTT Terbukti, Walikota Darwin Setuju Kerjasama dengan Kota Kupang

Kesehatan · 12 Jun 2022 17:45 WITA ·

Jelang HUT Polri, 31 Anak Dilayani Operasi Gratis Bibir Sumbing


 BERSAMA. Bertempat di aula gedung Hemodialisa, RS Bhayangkara Titus Uly Kupang, Jumat (10/6)  Kapolda NTT Irjen Pol. Setyo Budiyanto membuka kegiatan sosial operasi bibir sumbing dan langit langit terbelah. Usai kegiatan, Kapolda berfoto bersama tim dokter dan anak-anak yang dilayani.  Foto: Geby Natun/Mediatorkupang.com Perbesar

BERSAMA. Bertempat di aula gedung Hemodialisa, RS Bhayangkara Titus Uly Kupang, Jumat (10/6)  Kapolda NTT Irjen Pol. Setyo Budiyanto membuka kegiatan sosial operasi bibir sumbing dan langit langit terbelah. Usai kegiatan, Kapolda berfoto bersama tim dokter dan anak-anak yang dilayani. Foto: Geby Natun/Mediatorkupang.com

MEDIATORKUPANG.COM, KUPANG—Polda NTT dan jajarannya, melaksanakan beraneka kegiatan menarik jelang HUT Polri 1 Juli mendatang. Bertempat di aula gedung Hemodialisa, RS Bhayangkara Titus Uly Kupang, Jumat (10/6)  Kapolda NTT Irjen Pol. Setyo Budiyanto membuka kegiatan sosial operasi bibir sumbing dan langit langit terbelah. Ada 31 orang anak yang dilayani dalam aksi sosial ini.

Kepada Mediatorkupang.com Kepala Biddokkes RS Bhayangkara Kupang, Kombespol Sudaryono menjelaskan bahwa operasi bibir sumbing dan langit terbelah ini untuk yang kesekian kalinya dilaksanakan atas kerjasama berbagai pihak Smile Train, tim dokter bedah mulut dari Yayasan Senyum Harapan Nusantara serta RS Bhayangkara Kupang.

Adapun tim dokter dari Yayasan Senyum Harapan Nusantara yakni Dr. Andy Budiharja, SpBM , Drg Sumardy, Drg Adi Subekti, drg. Rahma, drg. Bramadita, dan drg. Bakhrul Lutfian.

Baca Juga  Bayi Terlambat Ditimbang, Angka Stunting NTT Naik, Gubernur: Ayo Segera Bertindak

Sementara Kapolda NTT Irjen Pol Setyo Budiyanto dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang turut ambil bagian menyukseskan aksi sosial ini. Terutama kepada seluruh tim medis. Dia berharap mereka terlebih dahulu melakukan proses screening terhadap seluruh pasien bibir sumbing dan langit terbelah setelah itu barulah mengambil tindakan medic. “Ini agar dipastikan semua berjalan dengan baik sampai pada pasca operasi,”tegasnya sembari berpesan agar setiap pasien hendaknya mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik sesuai standar pelayanan yang ada.

Ini semata-mata agar pasien mendapatkan senyum baru dan dapat menjalani kehidupannya secara normal seperti anak umumnya. Pesan yang sama agar para ibu hamil dapat menjaga kehamilan dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan juga rutin memeriksakan kandungan selama proses kehamilan, demi mencegah stunting.

Baca Juga  Syukur, Tiga Pasien COVID Sembuh

Pekerja Sosial Smile Train Indonesia wilayah NTT, Nickson Benu menjelaskan, Kegiatan Bhakti Sosial dalam Rangka HUT POLRI ke-76 ini diselenggarakan serentak bulan Juni 2022  di beberapa RS Bhayangkara di seluruh Indonesia. Semua pasien akan menjalani pemeriksaan (screening) kesehatan serta wajib mengikuti protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari (10-12 Juni 2022). (MAG1/BOY)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

IARMI NTT Sukses Gandeng Lintas Organisasi Persembahkan 109 Kantong Darah

12 Agustus 2022 - 08:32 WITA

Dari Waingapu, Gubernur VBL Kerahkan Kekuatan Turunkan Stunting, Persentase Terus Menurun

4 Juli 2022 - 12:18 WITA

Upaya Bank NTT Kolaborasi dengan Pemda Tangani Stunting Diapresiasi Gubernur

22 Juni 2022 - 19:01 WITA

Wagub NTT Hadiri Pertemuan Tingkat Tinggi PMI dan Palang Merah Timor Leste di Mota’ain

27 April 2022 - 15:00 WITA

Buat Para Ibu dan Remaja Putri, Sebaiknya Kenali Jenis Kulit Baru Membeli Krim

2 April 2022 - 03:41 WITA

Lebih dari 1 Juta Perempuan Menikah di Usia Dini, Tiap 8 Menit Ada yang Meninggal Karena Kanker Servix

1 April 2022 - 12:20 WITA

Trending di Kesehatan