Ekspresi Nyata Pemuda GMIT, Berbagi Kasih Kepada Sekolah Kristen yang Nyaris Tutup

Pendidikan673 Dilihat

Kupang (MEDIATOR)–Pemuda GMIT melalui panitia prosesi Paskah Pemuda GMIT 2025 menyerahkan bantuan paket sekolah kepada SMP Kristen 1 Amarasi. Bantuan berupa tas sekolah dan alat tulis ini diberikan kepada siswa kelas 1,2 & 3.

Hadir dalam penyerahan itu, pengurus Yapenkris dan kepala sekolah Pdt. Lenny Marlina Bres, S.Th., sekretaris Pemuda GMIT, Theldo Foenay, bendahara panitia prosesi Paskah, Intan Ndoen serta panitia lainnya.

Pdt. Lenny Marlina Bees S.Th mengapresiasi Pemuda Sinode GMIT melalui panitia prosesi Paskah 2025 yang sudah menaruh peduli pada anak didik disana.

Diakuinya mereka bergumul untuk kembali menghidupkan sekolah GMIT ini karena beberapa waktu belakangan hampir tutup karena kurangnya minat anak bersekolah disana.

Baca Juga  SMP Kristen 2 Amarasi Terakreditasi A: Kado Natal dari Tuhan 

“Kiranya pemberian langsung kepada anak-anak ini membuat mereka kembali bersemangat untuk ke sekolah dan menjadi perhatian untuk orang tua agar mau menyekolahkan anak-anaknya di sekolah GMIT,”ujarnya.

Sementara sekretaris panitia Paskah, Wildrian Ronald Otta, kepada wartawan secara daring membenarkan bahwa ini merupakan satu rangkaian akhir dari kegiatan prosesi Paskah.

“Ada beberapa sekolah GMIT yang akan kami berikan, hari ini di SMP Kristen Oekabiti, nanti akan ada SD GMIT Kuanino 2, dan SD GMIT Bokonusan Semau,”tegas Kadis Perijinan Satu Atap Kota Kupang ini.

Sementara itu, Theldo Foenay, dalam kesempatan itu mengatakan aksi ini dilakukan di bulan pendidikan yang ditetapkan oleh gereja.

“Dan di moment ini Pemuda GMIT melalui teman-teman panitia prosesi Paskah memberikan perhatian kepada sekolah GMIT. Kita tahu bersama bahwa salah satu pergumulan besar GMIT adalah pendidikan dalam hal ini sekolah dibawah payung GMIT. Maka sebagai orang muda, tiang induk dan masa depan gereja, pergumulan sekolah GMIT ini menjadi tanggung jawab bersama,”tegasnya.

Baca Juga  GAMKI NTT dan Sinode GMIT Ajak Warga Hijaukan NTT Lewat Gerakan “Tanam Air, Tanam Pohon, Tanam Harapan”

Dia menaruh harap, kiranya pola baru yang dibuat oleh panitia prosesi Paskah ini menjadi trigger kepada teman-teman lain baik di lingkup klasis dan jemaat untuk setiap kegiatan punya outcome atau berdampak juga pada salah satu pergumulan besar GMIT yakni sekolah GMIT.

Terpantau media ini ada 30-an paket bantuan yang diberikan kepada anak-anak SMP GMIT Kristen 1 Amarasi. Juga beberapa bagian gedung sekolah yang belum selesai diselesaikan. (RLS/BOY)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan